Pembaca yang dirahmati Allah, apa itu ilmu yang bermanfaat? Lalu mengapa Nabi ﷺ mengajarkan kita dalam beberapa hadits agar dikaruniai ilimu yang bermanfaat? Yuk simak penjelasannya!

Hadits #1

Dari Ummu Salamah Radhiyallahuanha bahwa ketika salam dalam salat subuh, Nabi ﷺ mengucapkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: “ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN WA RIZQAN THAYYIBAN WA ‘AMALAN MUTAQABBALAN

Arti: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima,” (Sunan Ibnu Majah: 925 atau 915).

Hadits #2

Dari Jabir Radhiyallahuanhu, beliau mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

سَلُوا اللَّهَ عِلْمًا نَافِعًا وَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ

“Mintalah kalian kepada Allah agar diberi ilmu yang bermanfaat, dan berlindunglah kalian kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat,” (Sunan Ibnu Majah: 3843 atau 3833).

Hadits #3

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahuanhu bahwa ketika belliau minum air, beliau membaca doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Latin: Allahumma inni asaluka ‘ilman naafi’an wa rizqan waasi’an wa syifaa-an min kulli daa-in

Arti: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit, (Sunan Daruquthni: 2712).

Hadits #4

Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahuanhu, beliau berkata, “Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ‏.

Latin: Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa a’udzu bika min ‘ilmin laa yangfa’

Arti: Ya Allah, aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat dan aku berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, (Sahih Ibnu Hibban: 82)

Hadits #5

Dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila seorang muslim meninggal, maka amalannya terputus kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya, (Sunan Abu Dawud: 2880 atau 2494, Sunan An-Nasai: 3651 atau 3591, Sunan Ad-Darimi: 558 atau 578, Musnad Ahmad: 8844).

Hadits #6

Dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ

Latin: ALLAHUMMAN FA’NII BIMAA ‘ALLAMTANII WA ‘ALLIMNII MAA YANFA’UNII WA ZIDNII ‘ILMA, ALHAMDULILLAHI ‘ALAA KULLI HAALIN WA A’UUDZU BILLAHI MIN HAALI AHLIN NAAR”

Arti: Ya Allah, Berilah manfaat terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah kepadaku ilmu. Segala puji hanya milik Allah pada semua kondisi (baik kondosi bahagia maupun susah) dan aku berlindung kepada Allah dari perbuatan penduduk neraka, (Sunan At-Tirmizi: 3523 atau 3599).

Apa itu Ilmu yang Bermanfaat?

Dalam penjelasannya tentang hadits ke-2, para ulama di Yayasan Durar Saniyah menulis:

والعِلمُ النَّافعُ هو الَّذي يُهذِّبُ الأخلاقَ الباطِنةَ، فيَسْري إلى الأعمالِ الظَّاهرةِ، فيُصلِحُ الظَّاهرَ، والباطِنَ،
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa membuat akhlak batin menjadi jernih, mengilap, bersih; yang bisa membuat seseorang menjadi mudah dalam melakukan amal-amal zahir, bahkan memperbaiki pemiliknya secara zahir dan batin.

والعلمُ النَّافعُ هو العِلمُ بالشَّريعةِ الَّذي يُفيدُ المكلَّفَ ما يَجِبُ عليه مِن أمورِ دِينِه في عِباداتِه، ومُعامَلاتِه، وأخلاقِه، وسلوكِه،
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu agama atau syariat, yang bermanfaat bagi mukallaf (orang yang terkena beban syariat) dalam apa-apa yang diwajibkan kepadanya, mulai dari urusan agama, ibadah, muamalat, akhlak, dan suluk.

وأَوْلى العُلومِ النَّافعةِ: العِلمُ باللهِ جلَّ شأْنُه، وأسمائِه وصفاتِه وأفعالِه، وما يجوزُ في حقِّه تعالى وما لا يَجوزُ؛
Prioritas ilmu bermanfaat (yg wajib dipelajari) adalah ilmu tentang Allah, tentang nama-nama-Nya, juga sifat-sifat-Nya, juga perbuatan-Nya, juga tentang apa-apa yang boleh dan tidak di dalam hak-Nya.

فهذا هو أعظَمُ العلومِ وأنفعُها، ومن علامَةِ إرادةِ اللهِ الخيرَ لعبدِه التَّوفيقُ لطلَبِ العلمِ وتفقُّهِه

Ini adalah ilmu-ilmu yang agung dan bermanfaat. Dan di antara tanda bahwa seseorang dikehendaki Allah untuk mendapat kebaikan adalah dia diberi taufik untuk mencari ilmu dan bisa memahaminya.

https://dorar.net/hadith/sharh/42280

Syaikh Abdurrahman Nasir As-Sa’di berkata:

ﺃﻣﺎ اﻝﻋﻠﻢ اﻝﻧﺎﻓﻊ: ﻓﻬﻮ اﻟﻌﻠﻢ اﻟﻤﺰﻛﻲ ﻟﻠﻘﻠﻮﺏ ﻭاﻷﺭﻭاﺡ، اﻟﻤﺜﻤﺮ ﻟﺴﻌﺎﺩﺓ اﻟﺪاﺭﻳﻦ. ﻭﻫﻮ ﻣﺎ ﺟﺎء ﺑﻪ اﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠّﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺚ ﻭﺗﻔﺴﻴﺮ ﻭﻓﻘﻪ، ﻭﻣﺎ ﻳﻌﻴﻦ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﻋﻠﻮﻡ اﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﺑﺤﺴﺐ ﺣﺎﻟﺔ اﻟﻮﻗﺖ ﻭاﻟﻤﻮﺿﻊ اﻟﺬﻱ ﻓﻴﻪ اﻹﻧﺴﺎﻥ، ﻭﺗﻌﻴﻴﻦ ﺫﻟﻚ ﻳﺨﺘﻠﻒ ﺑﺎﺧﺘﻼﻑ اﻷﺣﻮاﻝ.

“Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang menyucikan hati dan ruh. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang membuahkan kebahagiaan di dua negeri (dunia dan akhirat). Ilmu yang bermanfaat adalah apa-apa yang datang dari Nabi ﷺ, mulai dari hadits, tafsir, dan fikih, juga apa-apa yang membantu dalam hal memahaminya, mulai dari ilmu bahasa Arab yang sesuai dengan waktu dan tempat. Penentuannya berbeda-beda, sesuai dengan kondisinya, (Bahjatul Qulubul Abrar: 1/35).

Syaikh Abdullah Alu Bassam menjelaskan hadits ke-6 sebagai berikut:

ﻭاﻟﻌﻠﻢ اﻟﻨﺎﻓﻊ ﻫﻮ اﻟﻌﻠﻮﻡ اﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﺃﺻﻮﻟﻬﺎ ﻭﻓﺮﻭﻋﻬﺎ؛ ﻓﻬﻲ ﻣﻦ ﺃﺟﻞ اﻟﻨﻌﻢ ﻭﺃﻓﻀﻞ اﻟﻘﺴﻢ؛

Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu-ilmu syariat, mulai dari yang pokok hingga yang cabang, yang mana syariat ini adalah satu dari sekian nikmat yang paling mulia, dan jatah dari Allah yang paling afdhal.

Allah ta’ala berfirman:

ﻭﻣﻦ ﻳﺆﺕ اﻟﺤﻜﻤﺔ ﻓﻘﺪ ﺃﻭﺗﻲ ﺧﻴﺮا ﻛﺜﻴﺮا

Allah menganugerahkan Al-Hikmah, atau kepahaman yang dalam tentang Al-Quran dan As-Sunnah kepada siapa yang Allah kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi Al-Hikmah, dia benar-benar telah dianugerahi karunia yang sangat banyak, (Surat Al-Baqarah: 268).

Di ayat lain, Allah berfirman:

ﻗﻞ ﻫﻞ ﻳﺴﺘﻮﻱ اﻟﺬﻳﻦ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ ﻭاﻟﺬﻳﻦ ﻻ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ

Katakanlah, “Adakah sama orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui? (Surat Az-Zumar: 9).

Juga di dalam QS Al-Mujadilah ayat 11 Allah berfirman:

ﻳﺮﻓﻊ اﻟﻠﻪ اﻟﺬﻳﻦ ﺁﻣﻨﻮا ﻣﻨﻜﻢ ﻭاﻟﺬﻳﻦ ﺃﻭﺗﻮا اﻟﻌﻠﻢ ﺩﺭﺟﺎﺕ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

Rasulullah ﷺ bersabda:

ﻣﻦ ﻳﺮﺩ اﻟﻠﻪ ﺑﻪ ﺧﻴﺮا ﻳﻔﻘﻬﻪ ﻓﻲ اﻟﺪﻳﻦ

“Siapa saja yang dikehendaki oleh Allah bahwa orang itu akan mendapat kebaikan, maka orang itu akan dibuat paham tentang pelajaran agama,” (Sahih Bukhari: 71 dan Sahih Muslim: 1037).

Akhir kutipan dari Tawadhihul Ahkam: 7/584-585

Jadi, inilah 6 hadist tentang ilmu yang bermanfaat, serta penjelasan tentang apa itu ilmu yang bermanfaat. Semoga bermanfaat. Silakan kasih tahu yang lain.

Sukoharjo, 17 Agustus 2020

Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)