Pembaca yang budiman, kali ini kita akan sama-sama belajar tentang adab membaca Al-Quran sesuai sunah. Materi ini diterjemahkan dari karya Syekh Dr. Abdulhamid bin Abdurrahman As-Suhaibani

 

1– الْوُضُوءُ.
1.Wudhu
2- تَنْظِيفُ الْفَمِ بِالسِّوَاكِ.
2.Membersihkan mulut dengan siwak
3- الْقِرَاءةُ فِى مَكَانَ نَظِيفَ.
3.Membaca di tempat yang bersih
4- أَنْ يَجْلِسُ مُسْتَقْبَلَا الْقِبَلَةِ بِخُشُوعٍ وَسِكِّينَةٍ وَوَقَارٍ، مُطْرِقَا رَأْسِهِ.
4.Duduk menghadap kiblat, khusyuk, diam, dan tenang serta menundukkan kepalanya
5- – التَّعَوُّذَ فِىَّ اِبْتِدَاءِ الْقِرَاءةِ جَهْرًا.
5.Mengucapkan ta’awuz ketika memulai membaca Quran dengan suara keras (jahr)
6- الترتيل.
6.Tartil
7- التدبر.
7.Tadabur
8- الْبُكَاءُ وَاِلْتِبَاكِيٌّ.
8.Menangis atau pura-pura menangis
9- تَحْسِينُ الصَّوْتِ بِالْقِرَاءةِ.
9.Memperbagus suara ketika membaca Quran
10 – الْجَهْرُ بِالْقِرَاءةِ إِذَا لَمْ يؤذ مُصَلَّيَا أَوْ نَائِمًا أَوْ قَارِئَا.
10.Mengeraskan bacaan jika tidak mengganggu orang yang sedang salat atau orang yang sedang tidur atau orang lain yang juga sedang membaca
11- الْقِرَاءةُ فِى الْمُصْحَفِ، لِأَنَّ النَّظَرَ فِيهِ عِبَادَةً.
11.Membaca dengan melihat mushaf, karena melihat mushaf itu sendiri adalah ibadah
12- أَنَّ لَا يَتَكَلَّمُ فِى أَثْنَاءَ الْقِرَاءةِ مَعَ أحَدٍ إِلَّا لِضَرُورَةِ مِلْحَةٍ.
12.Tidak berbicara dengan seseorang ketika membaca Quran, kecuali dalam keadaan darurat
13- أَنَّ لَا يَضْحَكُ وَلَا يَعْبَثُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَى مَا يُلْهِي.
13.Tidak tertawa dan tidak bermain-main serta tidak melihat pada apa-apa yang mengganggu
 
Baik, pembaca yang budiman, inilah pelajaran kita hari ini tentang adab membaca Al-Quran sesuai sunnah. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dibagikan kepada yang lainnya. Baarakallahu fiikum
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok
Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)