Pertanyaan:
Saya punya dua karyawan yg masih muda. Mereka miskin dan tidak puasa di bulan Ramadan. Kalau saya memberi mereka makanan di siang hari, apakah saya kena dosa? Saya ada banyak makanan sisa dan tidak mau membuangnya.

Jawaban oleh Tim Fatwa Asy-Syabakah Al-Islamiyah, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti

Segala pujian yang sempurna hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Ilah yang benar untuk diibadahi selain Allah, dan bahwa Muhammad ﷺ adalah hamba dan utusanNya.

Puasa di bulan Ramadan adalah salah satu rukun Islam dan tidak boleh bagi seorang muslim untuk mengabaikannya. Orang yang tidak Puasa di bulan Ramadan tanpa uzur telah berbuat dosa besar seperti yang dikatakan oleh Ibnu Taimiyah.

Jika dua orang itu tidak puasa dan tidak punya uzur, maka mereka harus dinasihati secara serius tentang hal ini.

Syekh bin Baaz Rahimahullah pernah ditanya oleh seorang ibu² yang memasak untuk suaminya yang tidak puasa di siang hari bulan Ramadan tanpa uzur syar’i. Ibu² itu bertanya apakah beliau berdosa?

Syekh bin Baaz menjawab:

نعم؛ عليك إثم في ذلك وعليك التوبة إلى الله من ذلك، لأنك بالطبخ له في النهار أعنتيه على معصية الله

Iya, di berdosa dan wajib bertaubat kepada Allah karena dengan memasak makanan untuk suaminya di siang (bulan Ramadan), dia telah membantu suaminya dalam bermaksiat kepada Allah. Padahal Allah sendiri berfirman:

وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ [المائدة:2]

Dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan kejahatan, [QS Al-Maidah: 2].

Wallahu’alam

Fatwa No: 379096
Tanggal: 12 Juli 2018  (29 Syawal 1439)
Sumber: Asy-Syabakah Al-Islamiyah
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa)