Pembaca situs mukminun.com yang budiman, kali ini kita akan belajar tentang doa pernikahan Islam dan penjelasannya. Penjelasan doa di sini meliputi takhrij hadits, kosa kata, serta hikmah yang bisa diambil dari doa untuk kedua mempelai yang sedang menikah, sebagaimana yang diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad ﷺ dalam hadis berikut:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa ketika Nabi ﷺ memberikan selamat kepada pasangan yang menikah, beliau mengucapkan:

ﺑﺎﺭﻙ اﻟﻠﻪ ﻟﻚ، ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻴﻚ، ﻭﺟﻤﻊ ﺑﻴﻨﻜﻤﺎ ﻓﻲ ﺧﻴﺮ

Latin: Baarakallahu laka, wa baaraka ‘alaika, jama’a bainakumaa fii khair

Arti: Semoga Allah memberkahi pernikahanmu dan keturunanmu, serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.

Takhrij Hadits:

1. Ahmad: 2/381

2. Abu Dawud: 2130

3. Tirmizi: 1091

4. An-Nasa’i dalam ‘Amal Yaumi wa Lailah: 259

5. Ibnu Majah: 1905

6. Bulughul Maram: 840

Derajat Hadits

Menjelaskan derajat hadis ini, Syekh Abdullah Al-Bassam berkata, “Imam At-Tirmizi menilai hadis ini hasan sahih. Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, An-Nasai, Ibnu Majah, Ad-Darimi, Al-Baihaqi, dan rijal-nya tsiqah dan diriwayatkan dari dua jalur, yaitu:

1. Dari Hasan Al-Basri, dari Uqail bin Abi Thalib, tetapi riwayat ini tidak menjelaskan adanya periwayatan dengan cara mendengar langsung. Dengan demikian secara hukum hadis ini munqati (terputus).

2. Dari Imam Ahmad bin Uqail, dari jalur yang lainnya. Maka hadis ini menjadi kuat dengan berkumpulnya dua jalur ini. Itulah mengapa Imam At-Tirmizi mengatakan sahih, juga Ibnu Khuzaiman, Ibnu Hibban, Al-Hakim, dan disepakati oleh Adz-Dzahabi dan Ibnu Daqiq Al-Ied.

Kosa kata hadis:

Tentang arti kata “Baaraka”, Syekh Abdullah Al-Bassam mengatakan:

اﻝﺧﻴﺮ ﻭاﻟﺰﻳﺎﺩﺓ، ﺣﺴﻴﺔ ﺃﻭ ﻣﻌﻨﻮﻳﺔ، ﻭاﻟﺒﺮﻛﺔ ﺃﻳﻀﺎ: ﺛﺒﻮﺕ اﻟﺨﻴﺮ اﻹﻟﻬﻲ، ﻭﺩاﻭﻣﻪ ﻓﻲ اﻟﺸﻲء.

Kebaikan dan tambahan, baik yang bisa dirasa maupun yang sifatnya maknawi. Berkah juga bisa dimaknai limpahan kebaikan Ilahi dan langgengnya sesuatu.

Hikmah Doa Pernikahan Islam

Syekh Abdullah Al-Bassam menyebut ada 7 hikmah dari doa untuk pengantin ini, yaitu:

1. Akad nikah adalah salah satu bentuk transaksi yang sangat penting. Akad semacam ini memerlukan nasihat yang tulus dan doa yang ikhlas dari orang-orang sekitar, karena akibat nikah tidak dapat diketahui. Ada kalanya berbuah bahagia, atau berujung petaka.

2. Ketika Nabi ﷺ mendoakan seseorang yang sedang melangsungkan pernikahan, beliau berdoa dengan doa yang terdapat pada hadis di atas. Isi dari doa tersebut semoga keberkahan Allah ada pada aqad tersebut dan Allah senantiasa mengumpulkan kedua mempelai dalam kebaikan.

3. Kata-kata kebaikan dalam hadis tersebut bermakna kebahagiaan yang luas, seperti perlakuan yang baik, kemakmuran hidup, dan mendapat keturunan yang saleh.

4. Bagi orang yang menghadiri walimatul ursy, dianjurkan mendoakan kedua pengantin dengan doa di atas. Doa ini lebih utama daripada doa jahiliah yang mengatakan: “Ar-Rafa wal Banin (kebaikan dan keturunan).”

Doa yang terakhir adalah doa yang pendek dan tidak mengandung permohonan kepada Allah untuk suatu keberkahan, karena dalam hal ini tidak cukup meniru perbuatan kebanyakan orang yang hanya mengatakan, “Mabruk! (artinya Selamat!),” kepada kedua mempelai.

Yang utama dalam mendoakan mempelai adalah sesuai dengan redaksi hadis di atas, sebab doa tersebut mengandung makna kebaikan dan kebahagiaan yang mendalam.

Doa Malam Pertama

5. Seorang mempelai pria disunahkan membaca doa pada malam pertamanya sebagaimana yang terdapat dalam hadis Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, dan Amru bin Syu’aih dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

“Jika salah seorang dari kalian memberi tahu kepada istrinya, hendaklah dia memegang ubun-ubunnya lalu mengucapkan:

ﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ، ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺟﺒﻠﺖ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ، ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺟﺒﻠﺖ ﻋﻠﻴﻪ

Latin: Allahumma inni as-aluka khairahaa, wa khaira maa jubilat ‘alaihi, wa a’udzu bika min syarrihaa, wa syarri maa jubilat ‘alaihi

Arti: Ya Allah, aku memohon kebaikannya (istri) dan kebaikan yang diciptakan darinya, dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya, dan kejahatan yang diciptakan darinya.”

6. Dianjurkan sesama muslim saling mendoakan, terutama ketika perjamuan atau ketika dalam keadaan krisis, karena faidah doa tersebut adalah sebagai wasilah untuk menguatkan tercapainya tujuan pernikahan, tentu jika syarat-syaratnya terpenuhi dan terbebas dari penghalang terkabulnya doa.

Doa Sebelum Bersetubuh

7. Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai, juga yang lainnya, meriwayatkan hadis dari Amru bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

“Jika kamu hendak bersetubuh dengan istrimu, hendaknya kamu salat dua rekaat, lalu memegang kepala istrimu lalu membaca doa:

ﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻓﻲ ﺃﻫﻠﻲ، ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻷﻫﻠﻲ ﻓﻲ، ﻭاﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻨﻬﻢ

Latin: Allahumma baarik fii ahli, wa baarik li ahli fii, warzuqni minhum

Arti: Ya Allah, berkahilah keluargaku dan berkahilah mereka dengan perantaraku, serta berilah aku rezeki dari mereka.

Penutup

Baik pembaca situs mukminun.com yang budiman, telah sama-sama kita pelajari: 1) doa pernikahan Islam, 2) takhrij hadis doa untuk pengantin, 3) makna barakah, 4) hikmah dari doa untuk kedua pengantin serta dua doa tambahan lainnya.

Semoga bermanfaat untuk para pembaca, dan silakan disebar dengan tetap menyertakan tautan atau URL ke artikel ini. Baarakallahu fiikum.

Sumber: Tawadhihul Ahkam: 5/238-240