Pertanyaan:

Assalamu’alaikum! Apa hukuman bagi pelaku LGBT di dalam hukum Islam?
 
Jawaban oleh Tim Fatwa IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti
Segala puji bagi Allah, Raab semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Illah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.
 

Hukuman Bagi Gay

 
Jika yang dimaksud penanya adalah Gay (Suka sesama laki-laki), maka ulama berbeda pendapat tentang cara yang diajarkan (oleh Syariat) dalam memberi hukuman bagi pelakunya.
 
Akan tetapi, banyak dalil mendukung pendapat yang mengatakan “hukuman mati” adalah hukuman yang diajarkan (oleh Syariat) bagi siapa saja yang terlibat di dalam tindakan LGBT, khususnya gay.
 
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
 
مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ, فَاقْتُلُوا اَلْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ
 
Barangsiapa mendapati seseorang melakukan seperti yang dilakukan Kaum Luth, maka bunuhlah keduanya, si pelaku dan orang yang berbuat bersamanya,(HR Tirmizi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).
 
Sungguh, telah banyak ulama yang mengutip ijma (konsensus) di antara para sahabat Radhiyallahuanhum tentang hal ini. Akan tetapi, para ulama berbeda pendapat tentang cara menjatuhkan hukuman mati tersebut.
 
Beberapa dari mereka mengatakan bahwa dia (pelaku homo atau gay) hendaknya:
1) dibunuh dengan pedang, atau
2) dirajam (dikubur sebatas leher lalu dilempari batu sampai mati), atau
3) dibakar, juga ada pula yang mengatakan bahwa
4) hendaknya dia dibawa ke puncak tertinggi di suatu kota lalu dijatuhkan dari sana dan dilempari batu dari atas, persis seperti hukuman yang ditimpakan Allah kepada Kaum Luth.
 
Akan tetapi, hanya penguasa Muslim yang boleh menerapkan hukuman ini.
=====================
Baca Juga:
Membunuh Gay adalah Kewajiban Penguasa
=====================
 

Hukuman Bagi Lesbian

 
Semua hukuman di atas berlaku untuk Gay; sedang bagi lesbian, ada kesepakatan di antara para ulama bahwa hal itu (lesbianisme) adalah haram, dan banyak ulama yang menilainya sebagai dosa besar. Setiap wanita yang terlibat di dalamnya, maka dia telah berbuat dosa besar dan dia harus bertaubat dan memohon ampunan Allah.
 
Tentang hukuman yang diajarkan (oleh Syariat) bagi lesbian, Ensiklopedia Fikih (Kuwait) mengatakan:
 
“Pada Fuqaha (ulama ahli fikih) sepakat bahwa tidak ada hukuman yang diajarkan (oleh Hukum Islam) bagi lesbian, karena lesbianisme bukanlah zina, tetapi wanita yang melakukannya harus diberi peringatan karena lesbianisme adalah tindak kemaksiatan.”
 
Wallahu’alam bish shawwab
 
Fatwa No: 92314
Tanggal: 18 Rajab 1427 (13 Agustus 2006)
 
Sumber:
http://www.islamweb.net/emainpage/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=92314
 
Sukoharjo, 11 Februari 2016
Nguter-Sukoharjo
komunitas gay, gay indo, gay bandung,