Tonton videonya saja, yuk! Biar lebih jelas. Jangan lupa Like dan Subscribe, ya. Makasih

Pertanyaan:

Istri saya tidak shalat. Apakah saya tetap tidur dengannya atau tidak?

Cerai atau Tidak Jika Istri tidak Shalat

Jawaban oleh Syakh Abdullah Al-Faqih Asy-Syinqitti, ketua tim fatwa Asy-Syabakah Al-Islamiyah Qatar

Alhamdulillah. Selawat dan salam kepada Rasulillah, juga kepada keluarganya dan para sahabatnya. Amma ba’du

Wajib bagi Anda untuk menyuruh istri Anda untuk melakukan shalat. Anda juga wajib menjelaskan kepadanya hukum shalat, memberinya peringatan (tentang bahaya meninggalkannya), serta kedudukan shalat di dalam Islam.

Sungguh, kedudukan perintah shalat di dalam agama ini sangatlah agung. Posisinya sangat penting setelah perintah iman.

Siapa saja yang meninggalkan shalat karena menolak kewajiban shalat, maka dia keluar dari agama ini tanpa ada perbedaan pendapat di dalamnya. Sedang meninggalkan shalat karena malas, sebagian ulama menilainya sebagai kekafiran, menyebabkan pelakunya keluar dari agama ini.

Jika istri Anda bertaubat, lalu sesudah itu dia mulai bisa menjaga shalatnya, maka pertahankan rumah tangga Anda. Kemudian, bergaullah dengan istri Anda dengan cara yang baik.

Tetapi jika dia tetap meninggalkan shalat, maka:

1. jika tidak shalat karena menolak kewajiban shalat, tidak halal bagi Anda untuk tetap bersamanya dalam keadaan seperti itu,

2. Jika dia meyakini bahwa shalat itu wajib, tetapi dia meremehkan pelaksanaan shalat, maka menurut jumhur atau mayoritas ulama, Anda boleh untuk tetap bergaul dengannya, tetapi yang utama bagi Anda adalah berpisah darinya, tidak usah mempertahankannya.

Ibnu Qudamah rahimahullah, dalam pembahasannya tentang macam-macam talak atau cerai, beliau berkata:

والرابع : مندوب إليه وهو عند تفريط المرأة في حقوق الله الواجبة عليها مثل الصلاة ونحوها ولا يمكنه إجبارها عليها ..و…ويحتمل أن الطلاق في هذين الموضعين واجب

“Macam talak yang keempat adalah talak sunah, yaitu jika wanita (dan bagi suami juga) meremehkan hak-hak Allah (hak Allah adalah kewajiban dalam beragama), seperti shalat dan meremehkan shalat, dan jika sang istri tidak bisa lagi diingatkan…. Dan bisa jadi, dalam dua keadaan ini, talak menjadi wajib.”

Fatwa: 184663

Solusi jika Istri tidak Mau Shalat

Di fatwanya yang lain, Syaikh Abdullah Al-Faqih Asy-Syinqitti menawarkan beberapa solusi jika istri tidak mau shalat:

1. Menasihatinya

Seperti yang telah disebutkan di atas, hendaknya suami mengajari pasangannya tentang masalah agama, khususnya tentang kewajiban shalat. Allah ta’ala berfirman:

وَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ

“Dan wanita yang kamu khawatir dia berlaku nusyuz (durhaka), maka berilah nasihat kepada mereka,” (QS An Nisa 34).

Sampaikan saja hadis:

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ

“Yang membedakan antara orang (yang beriman) dengan orang syirik atau kafir adalah meninggalkan shalat,” (HR Muslim: 82).

2. Meminta orang lain untuk menasihatinya

Anda bisa juga meminta bantuan orang-orang yang bisa memengaruhi dia, seperti pak kiai, ustadz, atau imam di masjid terdekat, dan yang semisal, untuk menasihati suami atau istri. (Fatwa: 88016)

3 – 4. Pisah ranjang dan pukulan yg tidak melukai

Jika dengan dinasihati sang suami atau istri berubah, dia mulai menjalankan perintah-perintah agama Islam, alhamdulillah. Tetapi jika tidak, langkah selanjutnya adalah seperti apa yang diperintahkan Allah di dalam Al-Quran tentang memperlakukan istri yang tidak taat. Allah berfirman:

وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّ

“hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkan mereka di tempat tidur (pisah ranjang),” dan pukullah mereka (dengan pukulan yang tidak menyebabkan luka/memar, jika dirasa hal itu bisa mendatangkan manfaat),” (QS An Nisa 34).

فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗ

“Jika mereka menaatimu, janganlah kamu mencari-cari alasan untuk membuat istrimu susah,” (QS An Nisa 34).

5. Cerai

Jika semua hal di atas sudah dilakukan, menasihati, pisah ranjang, dan pukulan ringan tidak menyakitkan, dan pasangan Anda tetap tidak mau shalat, Anda harus menceraikan dia. Hidup dengan orang yang tidak melakukan shalat adalah tidak boleh. Bagi suami, bersama dengan istri yang tidak melakukan shalat adalah lebih berbahaya daripada menceraikannya.

Fatwa No: 88016 dan 83244

Wallahu’alam bish shawwab