London, Mukminun.com – Kepolisian Kota London menangkap dua warga
Inggris yang masuk Islam dengan tuduhan terlibat dalam aksi terorisme.

Berita
mengenai penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh seorang staf keamanan Inggris
kepada Associated Press pada Kamis (28/6) kemarin.
Staf keamanan
Inggris yang memberitahukan hal tersebut menginginkan identitasnya tetap
dirahasiakan dengan alasan bahwa dia tidak memiliki kapasitas untuk berbicara
kepada publik tentang hal tersebut.
Selain itu,
staf tersebut mengaku dirinya tidak tahu dengan jelas apakah penangkapan dua
warga Inggris yang memeluk Islam tersebut terkait atau tidak dengan
penyelenggaraan Olimpiade
London 2012.
“Ini tidak
seperti sebuah investigasi besar-besaran karena masih terlalu dini untuk itu,”
ungkap staf keamanan tersebut.
Sumber
informasi lain menyebutkan bahwa kedua muallaf (orang yang baru masuk Islam)
Inggris tersebut diidentifikasi masing-masing berumur 18 dan 32 tahun.
Keduanya
ditangkap pada Kamis (28/6) dini hari di dua tempat berbeda di Kota London
bagian timur.
Berdasarkan
informasi yang diperoleh dari salah seorang kenalan kedua muallaf tersebut,
pemuda berusia 18 tahun tersebut diketahui bernama Jamal ud-Din, sedangkan
satunya lagi bernama Zakariya.
Mizanur Rahman
(29) mengatakan bahwa penangkapan terhadap kedua Muslim muallaf tersebut “mungkin
didasarkan pada fakta bahwa keduanya baru-baru saja mengikuti event kano” di
sungai Lee, salah satu lokasi venue Olimpiade London 2012.
Lebih lanjut
Rahman berpendapat bahwa dirinya tidak melihat sesuatu yang mencurigakan
sehingga harus dikaitkan dengan tindakan terorisme.
Menurutnya,
keduanya hanya menjalankan aktivitas yang terinspirasi dari semangat Olimpiade.
“Ini kan hanya
orang-orang yang sedang mencoba menerapkan semangat Olimpiade,” kata Mizanur
Rahman sembari berharap bahwa kepolisian tidak melihat olahraga kano dua
muallaf tersebut sebagai salah satu bagian dari i’dad
(persiapan untuk berjihad).
Wallahu’alam bish shawwab. (Fox/Mukminun)