“Di antara sifat ulama akhirat, hendaknya mereka membatasi diri untuk tidak terlalu dekat
dengan penguasa dan bersikap waspada jika bergaul dengan mereka,” (Qudamah,
2010: 22).

“Jauhilah
beberapa sumber cobaan, yakni pintu para penguasa. Salah seorang di antara
kalian (ulama) memasuki tempat tinggal penguasa, lalu dia (ulama tersebut) membenarkan
penguasa tersebut dengan cara berdusta dan mengatakan apa yang tidak seharusnya
dikatakan oleh ulama tersebut,” (Hudzaifah Ibnu Yaman dalam Qudamah, 2010: 22).
“Apabila
kalian melihat seorang ulama mendatangi para penguasa (bukan bermaksud untuk
menasihatinya –red), maka dia adalah pencuri,” (Said bin Musayyab dalam Qudamah,
2010: 22).
Qudamah, Ibnu.
2010. Minhajul Qashidin – Jalan Orang-orang yang Mendapat Petunjuk. Penerjemah:
Kathur Suhardi. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar.