Pertanyaan:

Assalamu’alaikum. Saya
ingin meminta klarifikasi tentang mengapa dua khalifah Rasulullah
dikuburkan bersama beliau di rumah beliau , karena ini (setahu penanya) hanya khusus untuk Rasulullah agar dikuburkan di tempat beliau meninggal. Saya juga diajari
bahwa mengubur jenazah di dalam suatu bangunan bukanlah sunah.
Jawaban oleh Tim Fatwa
Asy-Syabakah Al-Islamiyah, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti
Segala puji hanya milik Allah,
Rab semesta alam. Selawat dan salam kepada Nabi Muhammad ,
keluarganya, sahabatnya, dan seluruh pengikutnya hingga hari kiamat.
Pertama-tama, kami ingin
menyampaikan bahwa jumhur (mayoritas) ahli fikih berpendapat bahwa boleh
hukumnya mengubur seseorang di dalam rumah. Sebagian ahli fikih lainnya berpendapat
bahwa tindakan itu bertentangan dengan kelaziman. Juga, ahli fikih lainnya
berpendapat bahwa hal itu makruh (tidak disukai).
Menguburkan Abu Bakar dan Umar
Radhiyallahuanhum di sisi Nabi di kamar Aisyah
Radhiyallahuanha bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan hak khusus milik para
Nabi, yaitu bahwa mereka dikuburkan di tempat mereka meninggal dunia. Kalau hal
ini bertentangan dengan hak khusus tersebut, maka sudah barang tentu mereka
tidak akan melakukannya.
Abu Bakar Radhiyallahuanhu
menyuruh Aisyah agar dirinya (Abu Bakar) dikubur di sisi Rasulullah , sedangkan Umar Radhiyallahuanhu meminta izin agar dikubur di
sampir mereka. Aisya Radhiyallahuanha sendiri ingin dikubur di samping mereka
(Rasulullah dan Abu Bakar), tetapi beliau lebih mendahulukan Umar
Radhiyallauanhu untuk mendapat kehormatan itu.
Selain itu, menguburkan mereka
di sisi Rasulullah adalah sebuah penafsiran dari suatu kejadian yang mereka alami
bersama Rasulullah ketika mereka duduk di sisi beliau di sisi sumur sedangkan
Ustman Radhiyallahuanhu didi di seberangnya. Said bin Al-Musayyib Rahimahullah
berkata, “Saya menafsirkan (kejadian) ini ada kaitannya dengan kuburan mereka,”
(Al-Bukhari dan Muslim).
Imam An-Nawawi Rahimahullah
berkata di dalam Syarah Sahih Muslim mengomentari pernyataan tersebut, “Itu
artinya bahwa ketiga orang tersebut (Rasulullah ,
Abu Bakar dan Umar) dikubur di tempat yang sama, sedangkan Ustman Radhiyallahuanhu
dikubur di tempat yang jauh dari mereka. Ini adalah pendapat yang benar,”
(Akhir kutipan).
Wallahu’alam bish shawwab.
Fatwa No: 204340
Tanggal: 10 Mei 2013 (1
Rajab 1434)
Penerjemah: Irfan
Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)