Pertanyaan: Assalamualaikum. Ini tentang menyusui di depan saudara laki-laki. Ada dua pertanyaan:

1. Bolehkah seorang wanita untuk menyusui bayinya di depan saudaranya yang laki-laki dengan membuka dadanya secara penuh?

2. Bolehkah seorang wanita memakai T-shirts tipis, tanpa memakai daleman, karena lagi musim panas, sampai-sampai ukuran dadanya kelihatan meski tidak membukanya.

Jawaban oleh Syekh Khalid Abdul Mun’im Ar-Rofai, Mufti Alukah dan Thariqul Islam

Alhamdulillah. Selawat dan salam kepada Nabi ﷺ, juga kepada keluarganya, sahabatnya, dan siapa saja yang mengikutinya.

Amma ba’du.
Aurat wanita di depan mahramnya adalah seluruh badannya, kecuali apa yang biasa terlihat ketika di rumah, seperti wajah, tangan, kaki, kepala, rambut, dan leher.

Ini adalah mazhab Malikiyah, Hanabilah menurut yang disepakati, juga merupakan salah satu pendapat Syafi’iyah.

Haram atau tidak boleh bagi wanita untuk membuka dadanya, payudaranya, pundaknya, di depan saudaranya yang laki-laki.

Selain itu, haram bagi mahramnya, seperti saudaranya yang laki-laki, untuk melihat bagian-bagian ini dari saudaranya yang perempuan, meskipun dia melihatnya tanpa syahwat dan tidak menikmatinya. Rambu² ini, menurut Hanabilah, didasarkan kenyataan bahwa bagian itu memang biasanya ditutupi.

Para ahli ilmu mendasari pendapat ini dari apa yang diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu bahwa:

أنَّ النبيَّ – صلَّى الله عليه وسلَّم – أتى فاطمة بعبدٍ قد وَهَبَه لها، قال: وعلى فاطمة – رضِيَ الله عنها – ثوبٌ إذا قَنَعَت به رأسَها لَم يبلغ رِجْلَيْها، وإذا غطَّت به رِجْلَيْها لم يبلغ رأْسَها،

“Nabi ﷺ berkunjung ke rumah Fatimah dengan membawa budak yang akan beliau hibahkan kepada Fatimah. Melihat hal itu, Anas berkata, ‘Baju Fatimah itu kalau ditarik untuk menutupi kepalanya, maka kedua kakinya akan terlihat. Lalu kalau diturunkan untuk menutupi kakinya, maka kepalanya yang kelihatan.’

Ketika Nabi ﷺ melihat hal itu, beliau bersabda:

“إنَّه ليس عليكِ بأسٌ؛ إنَّما هو أبوكِ وغلامكِ”.

“Sesungguhnya itu tidak apa-apa. Ini bapakmu, dan ini budakmu,” [Sunan Abu Daud: 4106].

Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang wanita untuk menyusui bayinya di depan saudaranya yang laki-laki (kecuali jika saat menyusui, bayinya dimasukkan ke dalam hijab, sehingga tidak terlihat bagian dadanya -Editor).

Pun demikian, haram baginya untuk memakai pakaian yang ketat (seperti T-shirts seperti yang disebutkan penanya di atas – Editor) hingga kelihatan bentuk dadanya, karena itu tidak boleh diperlihatkan. Wajib bagi wanita untuk menutupinya dengan apa-apa yang tidak ngecap dan tipis.

Juga, tidak boleh memakai pakaian yang memperlihatkan kedua pundak (tank top), atau celana pendek di atas lutut (hotpants).

Wallahu’alam

Fatwa No: 78261
Tanggal: 25 Juni 2020
Sumber: Thariqul Islam
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)