Oleh Ust Abu Umar Abdillah

Jika seseorang
menghendaki kemuliaan, maka Islam adalah satu-satunya jalan. Bisa jadi seorang
muslim melarat di dunia, tetapi karena Islam mereka mulia di akhirat.
Ada Suhaib bin
Sinan yang mulia dengan Islam meski berhijrah ke Madinah dengan meninggalkan
semua harta bendanya. Ada pula Sumayyah yang menjadi mulia dengan meraih gelar “Orang
Islam yang pertama kali syahid di jalan Allah.” Ada pula Saad bin Abi Waqash
yang menjadi mulia tanpa harus menggadaikan agamanya meski sang ibu yang ia
cintai mengancamnya.
Mereka lebih
memilih Islam daripada sekedar kehidupan dunia. Inilah Islam. Islam selalu
menjadi barang pertama di kalangan generasi terbaik. Maka wajar jika ada
ungkapan, “Islam adalah nikmat yang paling besar, sehingga Allah berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ
حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ ١٠٢
Hai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa
kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan
beragama Isla
m,” (QS Ali
Imran: 102).
Simak ceramah Ust Abu Umar Abdillah
tentang menjadi mulia dengan Islam.
Download di sini:

Dropbox