Pertanyaan: Apa saja larangan saat memberi nama anak? Apa saja nama-nama yang makruh (tidak disukai) di dalam Islam? Apakah nama “Syihabudddin” hukumnya makruh?
 
Jawaban oleh Tim Fatwa Asy-Syabakah Al-Islamiyah, diketuai oleh Syekh Abdullah Al-Faqih Asy-Syinqitti
 
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد
 
Segala puji hanya milik Allah, selawat dan salam kepada Rasulullah , kepada keluarganya, dan sahabatnya. Amma ba’du
 
فجماع الأسماء المكروهة والممنوعة يرجع إلى الأمور التالية:
Nama-nama yang makruh dan dilarang, terkumpul dalam poin-poin berikut:
 
1-
أن يكون فيها تعبيد لغير الله كعبد الرسول.
Nama yang padanya terdapat makna penghambaan kepada selain Allah, seperti Abdurrasul (Hambanya Rasul).
 
2-
أن يكون مما هو مختص بالله من الأسماء، أو معرف بأل من الصفات، كالرحمن والعليم وملك الملوك.
Nama yang merupakan nama Allah, dan khusus hanya untuk Allah, atau nama yang merupakan sifat Allah yang biasa dikenal dengan awalan “Alif lam”, seperti Ar-Rahman, Al-Alin, atau Malikul Muluk (rajanya para raja).
 
3-
أن يكون ذا معنى مذموم، كحرب ومرة وحزن.
Nama yang memiliki arti atau makna yang jelek, seperti Harbi (Perang), Murrah (Pahit), atau Huzn (Sedih).
 
4-
أن يكون من الأسماء المائعة التي لا معنى لها كزوزو وميمي.
Nama yang konyol, yang tidak memiliki arti atau makna, seperti Zuzu atau Mimi.
 
5-
ما فيه تزكية للنفس كبرة.
Nama yang di dalamnya terdapat semacam pujian kepada diri sendiri.
 
ولمزيد فائدة راجع كتاب ابن القيم (تحفة المودود)، وكتاب الشيخ بكر أبو زيد (تسمية المولود).
 
Silakan merujuk pada kitab Ibnul Qayyim “Tuhfatul Maudud” atau kitab Syekh Bakr Abu Zaid “Tasmiyatul Maulud” untuk faidah lebih lanjut.
 
Wallahu’alam bish shawwab.
 
Referensi
Fatwa No: 12614
Tanggal: 1 Zulqa’dah 1422 H (31 Januari 2002)
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)