Berhukum sesuai dengan apa yang diturunkan Allah adalah salah satu kewajiban yang paling
penting. Allah
berfirman:

وَمَن لَّمۡ يَحۡكُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ
فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَٰفِرُونَ ٤٤
Barangsiapa
yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah
orang-orang yang kafir
,” (QS
Al-Maidah [5]: 44).
Menjelang Hari Kiamat, simpul-simpul
(ajaran-ajaran) Islam akan terlepas satu per satu, dan yang paling pertama
lepas adalah hukum Allah, yaitu ditinggalkannya Syariat Islam, dan
ditegakkannya syariat buatan manusia.
Umamah Al-Bahili meriwayatkan bahwa
Rasulullah bersabda,
لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً
فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي تَلِيهَا
وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ
“Simpul-simpul Islam benar-benar
akan terlepas satu per satu. Setiap satu ikatan Islam terlepas, maka masyarakat
(umat Islam) akan memegangi ikatan lainnya yang tersisa. Ikatan Islam yang
pertama kali akan dilepaskan adalah hukum [pemerintahan] dan ikatan Islam yang
terakhir kali akan dilepaskan adalah shalat,” (HR. Ahmad: 22160, Ibnu
Hibban: 6715, Ath-Thabarani: 7486 dan Musnad Asy-Syamiyyin: 1602, Al-Hakim: 7022
dan Al-Baihaqi: 5277 dan 7524
)
Tanda ini sudah terlihat hari ini.
Sayangnya, sebagian besar negara yang berpenduduk mayoritas Muslim tidak lagi
diatur oleh Syariat Islam, kecuali hanya dalam beberapa perkara seperti
pernikahan, perceraian, waris, dan sejenisnya.
Sedang untuk transaksi ekonomi,
hukum pidana dan perdata, juga yang lainnya, masih banyak yang diatur dengan
perangkat hukum buatan Inggris, Perancis, atau Belanda. Inilah yang disebut
dengan berhukum dengan selain apa yang diturunkan Allah .
أَفَحُكۡمَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ يَبۡغُونَۚ وَمَنۡ
أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ حُكۡمٗا لِّقَوۡمٖ يُوقِنُونَ ٥٠
Apakah
hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik
daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin
,” (QS Al-Maidah [5]: 50).
Sumber:

Al-Arifi,
Muhammad. Dr. 2010. End of the Worlds – Signs of the Hour, Major and Minor.
Riyadh: Darussalam. Hal. 162