Pertanyaan:

Bolehkah sedekah atau memberikan uang hasil riba dari bank ribawi kepada mereka yang membutuhkan?

Jawaban oleh Sheikh Muhammad Shalih Al-Munajid

Alhamdulillah. Jika ada seseorang yang berhubungan dengan riba, kemudian ia bertaubat dan ingin membersihkan hartanya yang ia peroleh dari riba, maka diperbolehkan baginya untuk memberikan harta riba tersebut kepada fakir miskin.

Seseorang juga boleh melakukan hal yang sama pada sejumlah uang yang otomatis dimasukkan ke dalam rekening tabungannya di bank (biasa disebut bunga bank), tetapi tindakannya tersebut tidak bisa dianggap sebagai sedekah, karena Allah adalah Maha Baik dan hanya menerima yang baik dan suci.

Terkait dengan keputusan seseorang yang memutuskan untuk terus berkubang di dalam riba (meski telah mengeluarkan sedekah dengan harta riba tersebut –penerjemah), maka hal tersebut tidaklah diizinkan, karena riba sendiri merupakan salah satu dosa besar (Kabaair) dan melakukan hal tersebut adalah sama dengan menentang Allah dan Rasul-Nya, biar kata orang itu memutuskan hal tersebut dengan niat agar bisa terus bersedekah kepada fakir miskin.

=================

السؤال
هل يجوز أن نعطي ربا البنوك إلى الشخص المحتاج ؟
نص الجواب

الحمد لله
إذا كان هناك من كان يتعامل بالربا ، ثم تاب ، وأراد التخلص من الأموال التي حصل عليها من الربا ، فيجوز إعطاؤها للفقير للتخلص منها ، وكذلك إذا وضع له البنك مبلغا من الربا في حسابه ، ولكن لا تعتبر هذه صدقة لأن الله طيب لا يقبل إلا طيباً ، وأما الاستمرار في التعامل بالربا ، فلا يجوز وهو كبيرة من الكبائر ، وآخذه محادّ لله ورسوله ، حتى وإن كان يرابي ليعطي الفقراء .

Sumber: http://islamqa.info/ar/2370 diterjemahkan oleh Irfan Nugroho