Uncategorized

Ikhlas dalam Jihad, Mujahid Bertopeng Surban

Abdah bin Sulaiman Rahimahullah pernah berada di dalam suatu pasukan yang di dalamnya juga terdapat Abdullah bin Mubarak Rahimahullah. Pasukan ini dipersiapkan untuk melawan pasukan salib Romawi.

Abdah bercerita:

Ketika peperangan dimulai, dan umat Islam sedang berhadapan-hadapan dengan musuh, seorang pria keluar dari barisan pasukan salib Romawi. Dia menantang pasukan umat Islam untuk mengirimkan seseorang melawannya satu lawan satu.

Lantas, seorang pria berpenutup kepala muncul dari pasukan umat Islam, lalu mengejarnya dan membunuhnya tak lama berselang.

Satu tentara Romawi lainnya muncul menantang mujahid ini, tetapi mati di tangan pria Muslim tersebut. Lalu muncullah pria Romawi ketiga yang juga takluk di tangan mujahid bertopeng itu.

Orang-orang ingin mengetahui siapa pria Muslim pemberani ini. Mereka penasaran karena wajahnya ditutup sorban.

Saya berada di antara mereka yang mengejarnya karena ingin tahu siapa dia. Maka saya tarik sorbannya dan wajahnya terlihat.

Ternyata pria Muslim pemberani itu adalah Abdullah bin Mubarak. Kecewa, Abdullah bin Mubarak berkata dengan nada marah:

“Wahai Abu Amr, bahkan kamu juga ikut-ikutan membongkar saya!”

(Abdullah bin Mubarak marah karena upayanya menjaga keikhlasan saat berjihad diketahui oleh teman karibnya sendiri).

Tarikh Baghdad: 167/10, dalam Sincerity, Sheikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid.

BACA JUGA:  Tafsir Al-Quran Surat Al-Falaq Ayat 1-5

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button