Di antara adab salam bagi seorang muslim, menurut Syaikh Wahid Abdussalam Bali di dalam kitabnya Sahihul Adab Al-Islamiyah adalah

الْعَمَلُ نَشْرُ السَّلَامِ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ جَمِيعًا

Berupaya menyebarkan salam di antara kaum muslimin secara keseluruhan.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا

“Demi Zat yg jiwaku berada di tanganNya, bahwa kalian tidak masuk surga sampai kalian beriman.”

وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا

“Kalian tidak beriman sampai kalian saling mencintai.”

أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ

“Maukah kalian aku beri tahu sesuatu yang jika kalian melakukannya niscaya kalian akan saling mencintai?”

أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

“Tebarkan salam di antara kalian.”

TAKHRIJ HADIS

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam Sahih beliau nomor 54.

PENJELASAN:

Demi Zat yang jiwaku berada di tangannya, maksudnya Nabi ﷺ bersumpah atas nama Allah.

Sampai kalian beriman maksudnya sampai kalian beriman kepada Allah, bahwa Allah itu adalah Rab (Pencipta, Pengatur, Pengurus) sekaligus Ilah (Sesembahan yg benar).

Yang dimaksud dengan “Kalian tidak beriman sampai kalian saling mencintai.”

adalah:

لَا يَتِمُّ إِيمَانُكُمْ وَلَا يَكْمُلُ إِلَّا بِالتَّحَابِ

“Tidak sempurna iman kalian, juga tidak lengkap keimanan kalian kecuali dengan adanya rasa saling mencintai.”

“Ifsya-u” artinya mengungkapkan. Mengungkapkan salam maksudnya:

أَظْهِرُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ وَانْشُرُوهُ

“Menampakkan salam di antara kalian dan menyebarkannya.”

PELAJARAN:

Di dalam kitabnya al-Laali Al-Bahiyyatu, Syaikh Khalid Al-Jauhani menyuguhkan beberapa poin pelajaran dari hadis ini:

١
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا مُؤْمِنٌ

Tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang beriman.

٢
– لَانَ يَتِمُّ إِيمَانُ عَبْدٍ وَلَا يَكْتَمِلُ حَتَّى يُحِبَّ إِخْوَانَهُ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Tidak sempurna keimanan seorang hamba, juga tidak lengkap keimanannya, sampai dia mencintai saudaranya dari kalangan kaum muslimin.

٣ – الْحَثُّ عَلَى نَشْرِ السَّلَامِ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ جَمِيعًا

Anjuran untuk menyebarkan salah di antara kaum muslimin secara keseluruhan.

Diterjemahkan oleh Irfan Nugroho (Staf Pengajar PPTQ At-Taqwa Sukoharjo) sembari memikirkan di mana handphone anaknya yg “ketlisut” entah di mana. Semoga anak-anaknya kelak menjadi anak yang beradab, saleh, muslih, mujahid dan mujtahid. Aamiin