Hadis

Tariqus Salihin: Wudu adalah Cahaya

Pembaca rahimakumullah, wudu adalah cahaya di wajah bagi orang islam di hari kiamat. Mereka akan bersinar pada wajah, tangan, dan kaki karena menjaga wudu. Apa pelajaran yang bisa diambil? Teruskan membaca!

MATAN HADIS

Pembaca rahimakumullah, Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ أُمَّتِي يُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ

Sungguh, umatku akan dipanggil pada hari kiamat dengan panggilan “Gurra Muhajjalin” karena pengaruh wudu. Jadi, siapa saja dari kalian yang mampu memanjangkan Gurrah-nya, hendaknya dia melakukannya, (Sahih Bukhari: 136. Sahih Muslim: 246).

PENJELASAN

Sabda Nabi (غُرًّا) artinya:

بَياضٌ في الجَبهةِ

(Cahaya) Putih pada jidat.

Sabda Nabi (مُحَجَّلِينَ) artinya:

بَياضٌ في السَّاق واليَدينِ

(Cahaya) Putih pada kedua kaki dan tangan.

Sabda Nabi (مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ) artinya:

فإنَّ الوُضوءَ يَترُكُ أثرًا في الوجْهِ والسَّاقِ واليَدينِ يكونُ بَياضًا ونُورًا يومَ القِيامةِ

Wudu meninggalkan bekas pada wajah, kedua kaki, dan kedua tangan, berupa cahaya putih di hari kiamat.

Sabda Nabi (فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ) maksudnya:

والمراد أن يزيد فى مكانهما عن القدر الواجب

Yang dimaksud adalah menambah (basuhan wudu), lebih dari area yg wajib dibasuh, (Syarah Bulugul Maram Li Abdul Qadir Syaibatil Hamid).

PELAJARAN

Beberapa poin yang bisa disimpulkan dari hadis ini di antaranya:

بَابُ اسْتِحْبَابِ إِطَالَةِ الْغُرَّةِ وَالتَّحْجِيلِ فِي الْوُضُوءِ

Imam Muslim memberi judul, “Bab disukainya memanjangkan (melebihkan aréa basuhan pada) wajah, kedua kaki, dan kedua tangan ketika wudu.”

بَابُ فَضْلِ الْوُضُوءِ وَالْغُرُّ الْمُحَجَّلُونَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ

Imam Bukhari memberi judul, “Bab keutamaan wudu dan pengaruh wudu pada wajah, kaki, dan tangan.”

أنَّ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ بَشَّر أُمَّتَه الذين اسْتَجابوا له بأنَّ اللهَ تعالى يُميِّزُهم بعَلامةٍ يومَ القِيامةِ…تَختصُّ به هذه الأُمَّةُ مْن بيْن الأُمَمِ

Bahwa Nabi ﷺ memberi kabar gembira kepada umatnya yang memenuhi dakwah beliau, bahwa Allah memberi kekhususan (pada umat ini) dengan satu tanda (khusus, yaitu cahaya pada wajah, kaki, dan tangan) pada hari kiamat,…inilah yang membedakan umat ini dari umat yang lainnya, (Al-Mausuatul Haditsiyah Dorar Saniyah).

ويُنادَوْنَ على رُؤوسِ الأشهادِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِن آثارِ الوُضوءِ

(Umat Nabi Muhammad ﷺ juga akan) Dipanggil dengan “Puncak dari Berbagai Kesaksian”, yaitu “Gurra Muhajjalin”, disebabkan bekas wudu, (Idem).

الوضوء علامة المسلمين يوم القيامة

Wudu tanda orang Islam di hari kiamat, (Tariqus Salihin Li Wahid Abdussalam Bali).

BACA JUGA:  Boros Air ketika Wudhu dalam Islam | Dalil dan Hikmah

Jika keutamaan wudu saja besarnya seperti ini, lalu bayangkan betapa besar keutamaan salat. Jangan tinggalkan salat, dan ajaklah orang lain untuk salat, (Irfan).

Demikian penjelasan singkat dan beberapa pelajaran dari hadis wudu adalah cahaya di wajah tanda orang islam di hari kiamat. Semoga bermanfaat.

Karangasem, 1 Mei 2024
Irfan Nugroho (Pengajar di PPTQ At-Taqwa Nguter dan RQ Irmas Bani Saimo Bulu).

Irfan Nugroho

Hanya guru TPA di masjid kampung. Semoga pahala dakwah ini untuk ibunya.

Tema Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button