Uncategorized

Abu Dzar dan Ridha terhadap Takdir

Oleh Abdul Aziz bin Nasir Al-Julail & Bahaudin Fatih Aqil
Dari Mubarrid: Ada yang berkata kepada Hasan bin Ali: Sesungguhnya Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu  berkata:

“Fakir  lebih kusukai dari pada kaya; dan  sakit lebih kusukai dari pada sehat.’ 

Lantas Hasan bin Ali berkata: 

“Semoga Allah Shubhanahu wa ta’ala memberi rahmat kepada Abu Dzarr.”

Ada pun saya (Mubarrid) berujar: 

“Barangsiapa yang bertawakkal terhadap pilihan terbaik yang  dipilih Allah  Shubhanahu wa ta’ala untuknya, niscaya ia tidak akan berangan-angan  terhadap sesuatu selainnya. Inilah definisi ridha terhadap takdir (baik atau buruk) yang terjadi,” (Siyar A’lam An Nubala, 3/262).

Sumber: Aina Nahnu Min Akhlak Salaf

BACA JUGA:  3 Cara Taubat dari Korupsi

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button