Aqidah

Hukum Menjual Kue Natal oleh Orang Islam


Pertanyaan:
Assalamualaikum. Saya menjalankan bisnis roti. Bolehkah saya menjual kue di Hari Natal?

Jawaban oleh tim Fatwa Center Asy-Syabakah Al-Islamiyah, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti

Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tiada Ilah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Untuk barang-barang yang memang khusus untuk perayaan Natal, seperti kue yang memang disiapkan untuk perayaan mereka, maka Anda tidak boleh membuatnya dan menjualnya ke mereka.

Ibnu Taymiyyah Rahimahullah berkata:

“Haram bagi orang Islam untuk menyerupai (non-muslim) dalam apa-apa yang memang khusus untuk hari raya mereka, baik itu makanan atau pakaian… (Dan juga haram) menjual kepada mereka apa-apa yang akan digunakan oleh mereka untuk keperluan tersebut (merayakan Natal),” [Al-Fataawa Al-Kubra]

Akan tetapi, boleh bagi Anda untuk menjual makanan seperti biasa karena yang seperti itu bukan khusus untuk perayaan mereka karena Islam membolehkan jual-beli dengan orabg-orang musrik.

Wallahu’alam bish shawwab

Fatwa No: 304162
Tanggal: 23 Safar 1437 (5 Desember 2015)
Sumber: Asy-Syabakah Al-Islamiyah
Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)

BACA JUGA:  Perbedaan antara Maghfirah (مغفرة) dengan 'Afuw (عفو)

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button