Adab

Apa yang Dilakukan saat Memasuki Majelis?

Pembaca yang semoga dirahmati Allah, bagaimana adab duduk di suatu majelis? Ini adalah serial baru tentang adab majelis seorang muslim. Dan kali ini, kita akan membahas, apa yang kita lakukan ketika memasuki suatu majelis? Apa itu? Yuk teruskan membaca!

Pembaca yang semoga dirahmati Allah ta’ala, di antara adab majelis adalah:

إلقاء السلام قبل الجلوس

“Mengucapkan salam sebelum duduk”.

Demikian kata Syaikh Wahid Abdussalam Bali di dalam kitab beliau Sahihul Adab Al-Islamiyah.

Imam At-Tirmizi meriwayatkan suatu hadis yang beliau nilai sebagai hadis hasan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا انْتَهَى أَحَدُكُمْ إِلَى مَجْلِسٍ فَلْيُسَلِّمْ فَإِنْ بَدَا لَهُ أَنْ يَجْلِسَ فَلْيَجْلِسْ ثُمَّ إِذَا قَامَ فَلْيُسَلِّمْ فَلَيْسَتْ الْأُولَى بِأَحَقَّ مِنْ الْآخِرَةِ

“Apabila salah seorang dari kalian tiba di suatu majelis, maka ucapkanlah salam. Jika dia hendak duduk (setelah mengucapkan salam), silakan dia duduk. Dan apabila dia hendak berdiri, hendaknya dia mengucapkan salam, karena salam yang pertama dan salam yang kedua itu hukum dan pahalanya sama,” (Jami At-Tirmizi: 2706).

Takhrij Hadis

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad (7142-7852), Abu Dawud (5208), At-Tirmizi (2706) dan beliau menilainya hasan. Demikian pula penilaian Ibnu Ajlan yang mengatakan bahwa hadis ini hasan.

Pelajaran

Syaikh Khalid Mahmud Al-Jauhani di dalam Al-Laali Al-Bahiyyatu menyimpulkan dua pelajaran dari hadis ini:

الْحَثُّ عَلَى إِلْقَاءِ السَّلَامِ عِنْدَ الدُّخُولِ إِلَى الْمَجْلِسِ قَبْلَ الْجُلُوسِ وَعِنْدَ الِانْصِرَافِ مِنْهُ

Anjuran untuk mengucapkan salam ketika memasuki majelis sebelum duduk, juga ketika selesai dari majelis.

الْحَثّ عَلَى نَشْرِ الْمَحَبَّةِ وَالْأَفَّةِ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ

Anjuran untuk menyebarkan rasa kasih sayang atau cinta serta kerukunan di antara kaum muslimin.

Demikian pelajaran kita kali ini tentang adab duduk di suatu majelis. Semoga menjawab pertanyaan kitan tentang, “Apa yang kita lakukan ketika memasuki suatu majelis?”

Semoga bermanfaat. Wallahu’alam bish shawwab

Diterjemahkan oleh Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)

====

Apabila bapak/ibu/saudara pembaca semua ingin ikut andil dalam program dakwah melalui situs mukminun.com atau channel YouTube Mukminun TV, Anda bisa menyalurkan infak melalui nomor rekening Bank Muamalat: 5210061824 a.n. Irfan Nugroho.

Semoga menjadi amal jariyah, pemberat timbangan kebaikan di akhirat, juga sebab tambahnya keberkahan pada diri, harta, dan keluarga pembaca semuanya. Aamiin

BACA JUGA:  Hadist Larangan Buang Hajat di Jalan atau Tempat Berteduh

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button