Sumber: DetikCom

Pertanyaan:

Di suatu masjid atau suatu
tempat, di mana (dan bagaimana) posisi imam yang memimpin salat berjamaah?
Jawaban oleh Tim Fatwa
IslamWeb, diketuai oleh Syekh Abdullah Faqih Asy-Syinqitti Hafizahullah
Segala puji hanya milik Allah.
Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad , keluarganya, dan sahabatnya.
Jika makmum atau orang yang
salat di belakang imam berjumlah tiga atau lebih, maka posisi iman berada di tengah
dan di depan mereka. Hal yang sama juga berlaku jika makmumnya berjumlah dua
orang.
Tetapi jika makmumnya hanya satu orang, maka posisi makmum berada di kanan
imam.
Diriwayatkan dari Jabir
radhiyallahuanhu dalam hadis yang panjang bahwa Rasulullah salat malam di
perjalanan:
ثُمَّ جِئْتُ حَتَّى قُمْتُ
عَنْ يَسَارِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ بِيَدِي
فَأَدَارَنِي حَتَّى أَقَامَنِي عَنْ يَمِينِهِ ثُمَّ جَاءَ جَبَّارُ بْنُ صَخْرٍ
فَتَوَضَّأَ ثُمَّ جَاءَ فَقَامَ عَنْ يَسَارِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
بِيَدَيْنَا جَمِيعًا فَدَفَعَنَا حَتَّى أَقَامَنَا خَلْفَهُ
“Kemudian aku datang dan
berdiri di sebelah kiri Rasulullah lalu beliau memegang tanganku dan memindahku
ke sebalah kanan beliau. Kemudian datang Jabbaar bin Shakhr, dia berwudu dan
langsung menyusul dengan berdiri di sebelah kiri Rasulullah . Kemudian Rasulullah memegang tangan kami berdua dan mendorong
kami ke belakang beliau,” [HR Muslim: 3010, Abu Daud: 634].
Jika dua orang yang salat di
belakang imam adalah laki-laki dan perempuan, maka yang laki-laki – berapa pun
usianya, dia berdiri di kanan imam, sedang yang perempuan berdiri di belakang
keduanya.
Diriwayatkan dari sahabat Anas
radhiyallahuanhu:
صَلَّيْتُ أَنَا وَيَتِيمٌ
فِي بَيْتِنَا خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُمِّي
أُمُّ سُلَيْمٍ خَلْفَنَا
Aku shalat bersama seorang
anak yatim di rumah kami di belakang Nabi
dan ibuku Ummu Sulaim di belakang kami,[Muttafaquh
‘alaihi]
.
Kalau seorang wanita menjadi
imam bagi makmum yang semuanya wanita, maka dia berdiri di tengah-tengah
makmum.
Wallahu’alam bish shawwab.
Fatwa No: 81616
Tanggal: 19 Rabiul Awal
1421 (21 Juni 2000)
Sumber: IslamWeb.Net
Penerjemah: Irfan
Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)