HadisKeluargaTarbiyah

Hikmah Menyuruh Anak Salat sejak Usia Tujuh Tahun

Pembaca rahimakumullah, Nabi ﷺ memerintahkan para ayah untuk menyuruh anak salat sejak usia tujuh tahun. Mengapa demikian? Mari pelajari hikmah hadis muru auladakum bish shalat. Semoga bermanfaat!

MATAN HADIS

Pembaca rahimakumullah, Imam Abu Dawud meriwayatkan dari kakek Amru bin Syuaib Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Perintahkan anak-anak kalian untuk salat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka ketika mereka sudah berusia sepuluh tahun, dan pisahkan tempat tidur mereka, (Sunan Abu Dawud: 495).

PENJELASAN HADIS

Sabda Nabi (مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ) maksudnya:

اطْلُبوا مِنْهم ووَجِّهوا لهم الأَمْرَ بالصَّلاةِ

1 – Minta dan beri mereka perintah untuk salat.

وتَعلُّمِ كيفيَّتِها وآدابِها

2 – Ajari mereka tata cara salat dan adab-adab salat.

وما يَسْتدعيه ذَلِك مِنْ حِفْظِ بعضِ القرآنِ الكريمِ

3 – Ajari mereka hal² lain yg dibutuhkan untuk salat, seperti menghafal sebagian Al-Quran yang mulia.

Apa hikmah menyuruh anak salat sejak usia tujuh tahun? Tertulis di Ensiklopedia Hadis Dorar Saniyah:

وهم في سِنِّ سَبْعِ سَنواتٍ، وهذا سِنُّ السَّماحِ والتَّجاوُزِ والتَّعلُّمِ

“Ketika mereka di usia tujuh tahun, ini adalah usia toleransi, tetapi juga masa pertumbuhan, serta merupakan masa² belajar.

Sabda Nabi (وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ) maksudnya:

إذا بَلَغَ الطِّفْلُ عَشْرَ سِنينَ أُلْزِمَ بالصَّلاةِ الَّتي ظَلَّ ثلاثَ سنَواتٍ يتَدرَّبُ عليها

Jika anak itu sudah masuk usia sepuluh tahun, dia akan terbiasa melakukan salat, karena sudah dilatih selama tiga tahun untuk salat (oleh orang tuanya).

فإذا قَصَّر في الصَّلاةِ بَعْدَ هذه السِّنِّ ضُرِبَ وعُوقِبَ حتَّى يعتادَ على أدائِها

Jika anak meremehkan salat setelah usia tersebut, dia boleh dipukul (pada bagian yg tidak menyakitkan) dan diberi hukuman (yang mendidik), sampai dia terbiasa menjalankan salat (tepat waktu).

فإذا ما دَخَل وقتُ التَّكليفِ يكونونَ قد اعْتادوا عليها دونَ أَدْنى تَفريطٍ مِنْهم في تِلْكَ العِبادةِ

Jika sudah diberi pendidikan seperti ini, ketika mereka masuk usia taklif (baligh), mereka akan terbiasa menjalankan salat, dan in sya Allah tidak meremehkan ibadah tersebut.

BACA JUGA:  Tidak Bersyukur kepada Allah, Orang yang tidak Terima Kasih kepada Manusia

Sabda Nabi (وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ) maksudnya:

إذا بَلَغوا سِنَّ العاشِرةِ يُفرَّقُ بين الأولادِ بصِفةٍ عامَّةٍ، وبين الذُّكورِ والإناثِ بصِفةٍ خاصَّةٍ في النَّومِ بجانبِ بعضِهم البعضِ، ويُفْصَلُ بينَهم؛

Jika mereka sudah masuk usia 10 tahun, pisah antara anak laki-laki dengan anak perempuan, pisah tempat tidur mereka supaya tidak tidur berdampingan.

Apa hikmah memisah tempat tidur anak setelah usia sepuluh tahun? Tertulis di Ensiklopedia Hadis Dorar Saniyah:

لأنَّ هذا العُمرَ بدايةُ الدُّخولِ في مرحلةِ البُلوغِ ومعرفةِ الشَّهوةِ

Karena di usia ini (10 tahun), anak mulai masuk ke tahap pubertas (baligh) dan mulai mengenal syahwat.

PELAJARAN DARI HADIS

Pelajaran yang bisa diambil dari hadis menyuruh anak salat sejak usia tujuh tahun adalah sebagai berikut:

بيانُ عِظَمِ قَدْرِ الصَّلاةِ والاهتمامِ بها

Penjelasan tentang agungnya kedudukan salat dan perhatian terhadap perintah salat.

ومشروعيَّةُ ضَرْبِ الأبناءِ على التَّقصيرِ في الصَّلاةِ عِنْدَ بُلوغِهم سِنَّ العاشِرةِ

Bolehnya memukul anak (pada bagian yg tidak menyakitkan) apabila anak meremehkan salat ketika usia 10 tahun atau ketika awal masuk usia baligh.

الحثُّ على تَعليمِ الأولادِ ما يَنفعُهم ويُصلِحُهم،

Anjuran untuk mengajari anak tentang apa² yg bermanfaat bagi mereka dan yg bisa membuat mereka menjadi lebih baik atau saleh.

والحثُّ على سَدِّ كلِّ ذَرائعِ الفِتنةِ بينَ الذُّكورِ والإناثِ

Anjuran untuk menutup jalan² menuju fitnah antara laki-laki dan perempuan.

Demikian hikmah menyuruh anak salat sejak usia tujuh tahun berdasarkan hadis muru auladakum bish shalat. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum

Karangasem, 26 April 2024
Irfan Nugroho (Pengajar di PPTQ At-Taqwa Nguter dan PP Bani Saimo Bulu – Sukoharjo).

Irfan Nugroho

Hanya guru TPA di masjid kampung. Semoga pahala dakwah ini untuk ibunya.

Tema Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button