Aqidah

Bolehkah Ingin Segera Mati Karena Hidup Susah

Pertanyaan: Saya tertimpa banyak kesulitan dalam pekerjaan saya dan dalam kehidupansosial saya. Bolehkah saya ingin segera mati?
Jawaban oleh Sheikh Muhammad Shalih Al Munajid
Al-Hamdulillah. Kondisi Anda itu mirip dengan yang diungkapkan seorang Ahli Syair:
ألا موت يباع فاشتريه                                  فهذا العيش ما لا خير فيه
Ingatlah, kematian itu kini dijual bebas, belilah dengan segera. Kehidupan ini toh sudah tidak memiliki kebaikan apa-apa
Itu jelas keliru. Seorang mukmin tidak boleh mengangankan kematian. Seorang muslim tidak boleh ingin segera mati. Kalaupun dia terpaksa melakukannya, hendaknya dia melakukan doa yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
لا يتمنين أحدكم الموت لضر نزل به ، فإن كان لابد متمنياً فليقل : اللهم أحيني ما كانت الحياة خيراً لي ، وتوفني إذا كانت الوفاة خيراً لي
“Janganlah salah seorang di antaramu ingin segera mati karena tertimpa kesulitan. Kalaupun ia terpaksa mengangankan kematian, hendaknya ia mengatakan: “Ya Allah, pertahankanlah hidupku bila hidup itu lebih baik buat diriku. Dan matikanlah diriku, bila kematian itu lebih baik bagiku..” (HR. Al-Bukhari XI: 154)
Dari buku Al-Iman bil Qadha wal Qadar oleh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd hal. 159
http://islamqa.info/ar/9846
===
السؤال
حصلت لي مشاكل كبيرة في عملي وفي حياتي الاجتماعية ، فهل يجوز لي تمني الموت ؟.
الجواب
الحمد لله.
حالتك هذه تشبه ما قاله الشاعر :
ألا موت يباع فاشتريه                                  فهذا العيش ما لا خير فيه
وهذا خطأ ، فلا يجوز للمؤمن أن يتمنى الموت ، فإن كان لابد متمنياً فليدعُ بالدعاء المأثور في ذلك .
قال عليه الصلاة والسلام : ( لا يتمنين أحدكم الموت لضر نزل به ، فإن كان لابد متمنياً فليقل : اللهم أحيني ما كانت الحياة خيراً لي ، وتوفني إذا كانت الوفاة خيراً لي ) رواه البخاري ( الفتح ) 11/154.

BACA JUGA:  Bolehkah Turut Berduka Cita atas Kematian Orang Kafir?

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button