Di antara adab seorang muslim ketika sedang berada di Madinah Al-Munawarah adalah berziarah ke makam syuhada Uhud dan juga makam Baqi’, demikian pendapat Syaikh Wahid Abdussalam Bali hafizahullah di dalam kitabnya Sahihul Adab Al-Islamiyah.

Hal ini didukung oleh dalil dari Quran Surat Ar-Ra’du ayat 24 di mana Allah taala berfirman:

سَلَٰمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى ٱلدَّار

Arab-Latin: Salāmun ‘alaikum bimā ṣabartum fa ni’ma ‘uqbad-dār

Artinya: (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu,” [QS Ar-Ra’du: 24].

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda:

زُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْمَوْتَ

“Hendaknya kalian melakukan ziarah kubur, karena itu akan mengingatkan kepada kematian,” [Sahih Muslim: 976].

PENJELASAN FRASA

Di awal Syaikh Wahid Abdussalam Bali menyebutkan “Ziarah kubur syuhada Uhud,” maksudnya para sahabat yg syahid di peperangan Uhud. Uhud adalah gunung Utara Madinah yg tingginya mencapai 122 meter. Gunung Uhud berjarak 5.5 kilometer dari Bab Al-Majid (salah satu pintu Masjid Nabawi). Perang Uhud sendiri sudah masyhur terjadi di bulan Syawal tahun ketiga hijriah.

Lalu tentang “Makam Baqi’”, ia merupakan makam penduduk Madinah. Ia juga dinamakan Baqi Al-Gharqad, atau tumbuhan Garqat. Makam Baqi’ ini terletak di Madinah, dekat dengan Masjid Rasul. Di Makam Baqi’ ini dimakamkan para sahabat dan juga istri-istri Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, juga anak-anak beliau yg putri maupun yg putra.

Tentang penyebutan firman Allah di surat Ar-Ra’du ayat 24 di dalam pembahasan ini karena disebutkan oleh Al-Baihaqi bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam senantiasa ziarah ke makam syuhada Uhud setiap tahun dan ketika beliau masuk, beliau mengucapkan ayat tersebut.

Kemudian tentang “alangkah baiknya tempat kesudahan itu”, maksudnya adalah akhir yg terpuji di negeri akhirat.

Lalu tentang sabda Nabi, “Karena itu”, nah itu di situ maksudnya kuburan atau ziarah kubur.

Lalu tentang sabda Nabi “akan mengingatkan kepada kematian” karena dengan mengingat maut, seseorang akan menjadi Zuhud terhadap dunia dan bersemangat terhadap akhirat.

PELAJARAN YG BISA DIAMBIL

1. Disyariatkannya ziarah kubur

2. Disyariatkannya ziarah kubur syuhada Uhud dan Makam Baqi’

3. Salah satu alasan dari ziarah kubur adalah untuk seseorang bisa menggapai sifat Zuhud terhadap dunia.

Sumber: 

– Sahihul Adab Al-Islamiyah karya Syaikh Wahid Abdussalam Bali

– Al-La-ali Al-Bahiyyatu karya Syaikh Khalid Mahmud Al-Juhani

Diterjemahkan oleh Irfan Nugroho (Yg memohon kepada Allah agar dikarunia anak-anak yg kelak menjadi ulama. Aamiin)

=========

۲- زيارة شهداء أحد ( 1 ) والبقيع ( ۲ ) :

قال الله تعالى : سلم عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار [ الرعد : ٢٤ ] .

[ ۲۱۹ ] روى مسلم عن أبي هريرة رض الله عنه أن رسول الله قال : « زوروا القبور فإنها ( 4 ) تذكر الموت ( ه ) »

( ۱ ) قوله : « زيارة شهداء أحد » : أي شهداء غزوة أحد ، وأحد جبل في شمال المدينة يبلغ ارتفاعه الآن ۱۲۱ مترا ، ويبعد عن المسجد النبوي حوالي خمسة كيلو مترا ونصف بدءا من باب المجيد -أحد أبواب المسجد النبوي – وقعت عنده غزوة أحد المشهورة في شوال سنة ثلاث .

( ۲ ) قوله : « والبقيع » : هو مقبرة أهل المدينة وتسمى بقيع الغرقد وهي العوسج ، تقع داخل المدينة قرب مسجد الرسول ، وهو مطلع الشمس من المسجد النبوي يرى رأي العين ، فيه دفن أجله الصحابة وزوجات رسول الله وبناته وأبناؤهن .

( ۳ ) قوله : « فنعم عقبى الدار » : أي العاقبة المحمودة في الدار الآخرة .

( ٤ ) قوله : « فإنّها » : أي القبور أو زيارتها .

( ٥ ) قوله : « تذكر الموت » : لأن ذكر الموت يزهد في الدنيا ويرغب في الآخرة .

( ۱ ) صحیح : رواه مسلم ( 976 )

ما يستفـاد

۱ – مشروعية زيارة القبور .

۲- مشروعية زيارة قبور شهداء أحد والبقيع .

٣- العلة من زيارة القبور الزهد في الدنيا