Imam Muslim meriwayatkan dari Ibunda Aisyah Radhiyallahu Anha yang berkata:

أنَّ النبيَّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ كانَ إذا دَخَلَ بَيْتَهُ بَدَأَ بالسِّواكِ

“Bahwa Rasulullah ﷺ apabila masuk rumahnya beliau akan bersiwak terlebih dahulu.”

Hadis ini terdapat di dalam Sahih Muslim nomor 253.

Tentang hadits di atas, tertulis di dalam Mausuah Hadis Durar Saniyah:

وهذا من حُسنِ الأدبِ مع الأهلِ والزَّوجةِ، ومِن رِعايتِه لها

Ini adalah satu dari sekian adab yang baik kepada keluarga dan juga istri, serta kepada siapa saja yg berada di bawah tanggung jawabnya.

Menjelaskan hadis ini, Syaikh Abdul Muhsin Al-Abad di dalam Syarah Sunan Abi Dawud Lil Abad berkata:

إن هذه السنة من السنن المهجورة، فكون الرجل إذا دخل منزله استاك هذا مما يجهله كثير من الناس، ومما لا يفعله كثير من الناس؛
 
“Ini adalah sunah dari sekian banyak sunah yang telah ditinggalkan. Maka jika seseorang masuk ke dalam rumahnya, hendaknya dia bersiwak. Ini tidak diketahui oleh banyak manusia, juga tidak dilakukan oleh banyak manusia.”
 
Imam An-Nawawi di dalam Syarah Nawawi ala Muslim menulis penjelasan singkat tentang hadis ini:
 
ﻓﻴﻪ ﺑﻴﺎﻥ ﻓﻀﻴﻠﺔ اﻟﺴﻮاﻙ ﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ اﻷﻭﻗﺎﺕ ﻭﺷﺪﺓ اﻻﻫﺘﻤﺎﻡ ﺑﻪ ﻭﺗﻜﺮاﺭﻩ ﻭاﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ
 
“Di dalam hadis ini terdapat keterangan tentang keutamaan siwak di berbagai waktu, juga penegasan dan pengulangan tentang pentingnya hal ini.”
 
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid di dalam Arbaun Nasihah Li Islahil Buyut menyuguhkan hadis ini di dalam nasihatnya ke-6 tentang cara-cara menumbuhkan aspek keimanan di dalam rumah tangga.
 
Wallahu’alam

Sukoharjo, 6 Mei 2022, sambil nunggu azan Isya di Masjid At-Taqwa Karangasem
Irfan Nugroho (Staf Pengajar PPTQ At-Taqwa Sukoharjo)