AdabAqidah

Kewajiban Mencintai para Sahabat Rasulullah ﷺ dan Beradab kepada Mereka

Pembaca rahimakumullah, Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi rahimahullah di dalam Minhajul Muslim bab Akidah menulis di Pasal 17: Kewajiban Mencintai dan Mengutamakan para Sahabat Rasulullah ﷺ. Dalam artikel ini, akan kami ringkas beberapa poin penting dalam bab tersebut, juga adab kepada para sahabat radhiyallahu anhum. Teruskan membaca!

Kewajiban Mencintai para Sahabat Nabi

Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menulis:

اَلْإِيمَان بِوُجُوبِ مَحَبَّةِ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وَأَفْضَلِيَّتِهِمْ

Meyakini bahwa wajib mencintai para sahabat Rasulullah ﷺ, serta mengutamakan mereka.

Dalam hal ini, ada beberapa poin yang harus diketahui oleh umat Islam:

يُؤْمِنُ الْمُسْلِمُ بِوُجُوبِ مَحَبَّةِ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ
  • Seorang muslim mengimani wajibnya mencintai para sahabat Rasulullah ﷺ
يُؤْمِنُ الْمُسْلِمُ بِوُجُوبِ مَحَبَّةِ آلِ بيتهِ
  • Seorang muslim mengimani wajibnya mencintai keluarga Rasulullah ﷺ
يُؤْمِنُ الْمُسْلِمُ بِوُجُوبِ أَفْضَلِيَّتِهِمْ عَلَى مَنْ سِوَاهُمْ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ
  • Seorang muslim mengimani bahwa mereka lebih utama daripada kaum mukminin dan muslimin selain mereka
يُؤْمِنُ الْمُسْلِمُ بِأَنَّهُمْ فِيمَا بَيْنَهُمْ مُتَفَاوِتُونَ فِي الْفَضْلِ وَعُلُوِّ الدَّرَجَةِ بِحَسَبِ أَسْبَقِيَّتِهِمْ فِي الْإِسْلَامِ
  • Seorang muslim mengimani bahwa keutamaan dan derajat mereka berbeda-beda, sesuai dengan siapa yang lebih dahulu masuk Islam.

Adab kepada para Sahabat Nabi

Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi mengatakan bahwa di antara adab kepada para sahabat Nabi ﷺ adalah sebagai berikut:

يُحِبُّهُمْ لِحُبِّ اللَّهِ تَعَالَى وَحُبِّ رَسُولِهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – لَهُمْ
  • Mencintai mereka karena Allah dan RasulNya mencintai mereka
يُؤْمِنُ بِأَفْضَلِيَّتِهِمْ عَلَى غَيْرِهِمْ مِنْ سَائِرِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ
  • Mengimani keutamaan para sahabat daripada kaum mukminin dan muslimin selain mereka
أَنْ يَرَى أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقْ أَفْضَلَ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ثُمَّ عُمَرُثُمَّ عُثْمَانُ ثُمَّ عَلِي رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمْ
  • Berpendapat bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah sahabat Rasulullah yang paling utama, kemudian Umar, Utsman, lalu Ali.
أَنْ يُقِرَّ بِمَزَايَاهُمْ وَيَعْتَرِفَ بِمَنَاقِبِهِمْ
  • Mengakui keistimewaan dan ketinggian derajat mereka
كَفٌّ عَنْ ذِكْرِ مَسَاوِئِهِمْ
  • Tidak menyebut-nyebut keburukan para sahabat
وَيَسْكُتُ عَنِ الْخِلَافِ الَّذِي شَجَرَ بَيْنَهُمْ
  • Tidak membicarakan perselisihan di antara para sahabat
أَنْ يُؤْمِنَ بِحُرْمَةِ زَوْجَاتِ الرَّسُولِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وَأَنَّهُنَّ طَاهِرَاتٌ مَبَرَّاتٌ
  • Mengimani bahwa para istri Rasulullah ﷺ adalah haram (mulia), atau suci, atau tidak bersalah
يَرَى أَنَّ أَفْضَلَهُنَّ خَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ وَعَائِشَةُ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ
  • Mengimani bahwa istri Nabi ﷺ yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid dan Aisyah binti Abu Bakar.
BACA JUGA:  Dalil Keutamaan Wudhu: Menghapus Dosa dan Meninggikan Derajat

Selesai diringkas di Karangasem, 21 Agustus 2023 oleh Irfan Nugroho (Bukan siapa-siapa, semoga Allah lahirkan darinya anak-anak yang menjadi ustadz dan ulama. Aamiin)

Irfan Nugroho

Hanya guru TPA di masjid kampung. Semoga pahala dakwah ini untuk ibunya.

Tema Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button