AqidahHadis

12.000 Pasukan akan Muncul dari Yaman

Pertanyaan: Apakah hadis ini sahih: “12.000 pasukan akan muncul dari Aden-Abyan, yang memberi kemenangan kepada agama Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah yang terbaik antara kita dan mereka,” (HR Ahmad: 2918, 2079 dan Ath-Tabrani dalam Al-Kabir: 11029 (11/56).
 
Saya sering mendapati hadis ini dibagikan secara luas di forum-forum Islam dan sosial media, mohon pencerahannya. Jazaakallahu khairan…
 

Jawaban oleh Tim Fatwa Asy-Syabakah Al-Islamiyah Qatar yang Diketuai oleh Syaikh Abdullah Al-Faqih Asy-Syinqitti hafizahullah.

Segala puji hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Saya bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dan Muhammad ﷺ adalah hambaNya dan utusanNya.

Imam Ahmad meriwayatkan hadist tersebut dari Abdurrazaq, dari Al-Mundzil bin An-Nu’man Al-Aftas, ia berkata, saya mendengar Wahb meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas Radhiyallahuanhu berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

 

يَخْرُجُ مِنْ عَدَنِ أَبْيَنَ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا ، يَنْصُرُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ، هُمْ خَيْرُ مَنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ ” قَالَ لِي مَعْمَرٌ : اذْهَبْ فَاسْأَلْهُ عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ

12.000 pasukan akan muncul dari Aden-Abyan. Mereka akan menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah sebaik-baik umat di antara aku dan mereka.”

Salah satu periwayat (Abdurrazaq) berkata, “Ma’mar berkata kepadaku, ‘Pergilah, lalu tanyakan kepadanya tentang hadis ini,’”(HR Ahmad: 2958).

Ibnu Qudamah Rahimahullah mengutip hadis ini di dalam kitabnya “Al-Muntakhab min ʻIlal Al-Khallaal” dari Imam Ahmad Rahimahullah dan mengaitkan hadis tersebut dengan pernyataan Imam Ahmad berikut:

“Al-Mundzir bin An-Nu’man adalah perawi yang terpercaya dari Sana’a. Inilah satu-satunya hadis yang dia riwayatkan dari Nabi ﷺ dengan jalur yang bersambung.”

Inilah yang menjadi kesaksian tentang tingkat kepercayaan Al-Mundzir. Perawi lain dalam jalur ini juga terpercaya dan diterima oleh Bukhari dan Muslim.

Al-Haitsami Rahimahullah berkata:

“Abu Ya’la dan At-Tabrani meriwayatkan hadis ini… Perawi di dalam jalur narasinya diterima oleh Bukhari dan Muslim, kecuali Mundzi Al-Aftas, meskipun dia seorang perawi terpercaya,” (Majma’ Az-Zawaaid).

Al-Buseri Rahimahullah berkata:

“Abu Ya’la Al-Mawsili dan Ahmad bin Hambal menghadirkan hadis tersebut dengan jalur narasi yang terdiri atas perawi yang terpercaya,” (It-haaf Al-Khiyarati Al-Maharah).

Ahmad Sakir Rahimahullah berkata:

“Jalur narasinya sahih. Al-Mundzir bin An-Nu’man Al-Aftas Al-Yamani dinyatakan sebagai perawi yang terpercaya oleh Ibnu Ma’in. Ibnu Hibban juga memasukkan namanya ke dalam daftar perawi terpercaya, dan Bukhari juga memasukkanya ke dalam buku biografi beliau yang berjudul At-Tarikh Al-Kabir. Fakta bahwa Ma’mar meminta Abdurrazaq untuk pergi (menemui) dan mendengar hadis tersebut dari Al-Mundzir bin Nu’man adalah konfirmasi atas statusnya sebagai orang yang terpercaya,” (Musnad, disunting oleh Ahmad Sakir).

Al-Albani Rahimahullah menyatakan bahwa hadis tersebut Sahih di dalam buku beliau As-Silsilah As-Sahiihah. Wallahu’alam bish shawwab.

Sumber: Asy-Syabakah Al-Islamiyah 

BACA JUGA:  Berlebihan Mengagungkan Orang Saleh Bisa Menjerumuskan pada Kekafiran

Irfan Nugroho

Guru TPA di masjid kampung. Mengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Nguter Sukoharjo. Penerjemah profesional dokumen legal atau perusahaan untuk pasangan bahasa Inggris - Indonesia dan penerjemah amatir bahasa Arab - Indonesia. Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2008 dan 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button