Pembaca yang semoga dirahmati Allah ﷻ, tahukah Anda bahwa doa ketika memakai baju memiliki keutamaan yang sangat besar, tak kalah dengan amalan-amalan lainnya yang lebih berat seperti puasa sunah dan yang semisal. Apa keutamaan doa memakai baju? Teruskan membaca! Bismillah.

Imam Abu Dawud dan Imam At-Tirmizi meriwayatkan dari Muadz bin Anas Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَكَلَ طَعَامًا ثُمَّ قَالَ

“Siapa saja yang memakan suatu makanan kemudian mengucapkan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

Latin: Alhamdulillahil Ladzii Ath’amanii Hadza Ath Tha’aama Wa Razaqaniihi Min Ghairi Haulin Minni Wa Laa Quwwatin

Arti: Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makanan ini kepadaku sebagai rizki, tanpa daya dan kekuatan dariku

غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ

“Maka dosa-dosanya yang telah berlalu dan yang akan datang diampuni.” Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda lagi:

وَمَنْ لَبِسَ ثَوْبًا

“Dan barangsiapa memakai baju lalu membaca doa:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

Latin: Alhamdulillahil Ladzii Kasaanii Hadza Ats Tsauba Wa Razaqaniihi Min Ghairi Haulin Minni Wa Laa Quwwatin

Arti: Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rizki, tanpa daya dan kekuatan dariku

غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ

“Maka dosa-dosanya yang telah berlalu dan yang akan datang diampuni.”

Takhrij Hadis

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud nomor 4023 dan juga diriwayatkan oleh Imam At-Tirmizi nomor 2690. Syaikh Al-Albani menilai hadis ini Sahih di dalam Sahihul Jami nomor 6086.

Pelajaran dari Hadis

Syaikh Dr. Khalid Al-Jauhani hafizahullah ketika menjelaskan hadis ini menyebutkan beberapa pelajaran:

1. Keutamaan zikir dengan zikir di atas ketika makan, juga ketika memakai baju.

2. Disyariatkannya zikir ini setelah selesai makan, juga setelah selesai mengenakan baju.

3. Allah ﷻ sangat berhak untuk mendapatkan segala macam pujian.

4. Hendaknya seorang muslim itu senantiasa bertabaru’ atau berlepas diri dirinya sendiri, yaitu tidak menganggap bahwa nikmat yang dia terima dari Allah itu karena kekuatannya atau keahliannya. Itu semua karena karunia Allah.

5. Apabila seorang hamba semakin bertabaru’ dari keahliannya dan kekuatannya, maka semakin dekatlah dia dengan janji ampunan dari dosa-dosa.

6. Di antara keutamaan umat ini adalah Allah jadikan bagi umat ini amalan-amalan yang dengannya keburukan dan dosa-dosa diampuni.

7. Islam tidak mengajarkan kepada pelakunya untuk menyengaja hidup dalam kondisi serba kekurangan sehingga bersikap tidak adil (zalim) terhadap dirinya sendiri.

Demikian pelajaran kita kali ini tentang keutamaan doa ketika memakai baju yang tidak banyak diketahui oleh kebanyakan umat Islam, bahwa ternyata dengan membiasakan diri membaca doa setelah makan dan setelah memakai baju, di sana terdapat janji ampunan dosa yang sudah lalu dan dosa yang akan datang. Masya Allah.

Sumber: Syarah Sahih Adab Al-Islamiyah

Penerjemah: Irfan Nugroho (Staf Pengajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Quran At-Taqwa Sukoharjo)