Pembaca yang semoga dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala, apakah boleh untuk tidak menjawab pertanyaan yang tidak diawali dengan ucapan salam? Teruskan membaca!

Syekh Wahid Abdussalam Bali hafizahullah di dalam kitabnya Shahihul Adab Al-Islamiyah menulis satu sub-bab berjudul As-Salam Qabla Kalam, atau Sunnah mengucapkan salam sebelum berbicara.

Imam At-Tabrani meriwayatkan di dalam Al-Ausath dengan sanad yang Hasan karena ada penguat dari hadis lain bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

السَّلامُ قَبْلَ السُّؤالِ، فَمَن بَدَأكُمْ بِالسُّؤالِ قَبْلَ السَّلامِ فَلا تُجِيبُوهُ

“Ucapkan salam sebelum bertanya karena siapa saja yang memulai pertanyaan tanpa mengucapkan salam maka pertanyaan itu tidak perlu dijawab,” [Mu’jam Al-Ausath: 429].

PELAJARAN

Tentang hadis ini, Syaikh Khalid Al juhani hafizahullah menyimpulkan beberapa hukum diantaranya:

اسْتِحْبَابُ إِلْقَاءِ السَّلَامِ قَبْلَ الْكَلَامِ

Hukumnya mustahab atau sunnah untuk mengucapkan salam sebelum berbicara.

الْحَثُّ عَلَى نَشْرِ السَّلَامِ بَيْنَ النَّاسِ

Hadis ini berisi anjuran untuk menyebarkan salam kepada manusia.

لَا يُجَابُ السَّائِلُ حَتَّى يُسْلِمَ ، وَيُنْظَرَ فِي هَذَا إِلَى الْمَصَالِحِ وَالْمَفَاسِدِ

Orang yang bertanya boleh untuk diabaikan atau tidak dijawab pertanyaannya sampai dia mengucapkan salam. Akan tetapi, dalam hal ini seseorang harus mempertimbangkan maslahat dan madharat.

Tambahan penerjemah:

Maksudnya jika pertanyaan itu darurat, terkait dengan nyawa seseorang, buru-buru, jadi ya tetap harus dijawab dan nggak usah basa-basi, “Ayo ucapkan salam terlebih dahulu baru saya jawab.”

Wallahu’alam