Fiqih

Mausuatul Fiqhiyah: Definisi serta Keutamaan Haji dan Umrah

Pembaca rahimakumullah, berikut adalah terjemahan dari Mausuatul Fiqhiyah Dorar Saniyah bab keutamaan haji dan umrah. Konten ini cocok untuk dijadikan materi pengajian pamitan haji atau umrah. Semoga bermanfaat.

Tertulis di dalam Mausuatul Fiqhiyah Dorar Saniyah:

الفصلُ الأوَّل: تعريفُ الحجِّ والعُمْرَة وفَضْلُهما

Pasal 1: Definisi serta Keutamaan Haji & Umrah.

المبحثُ الأوَّل: تعريفُ الحَجِّ

Pembahasan 1: Definisi Haji

الحج لغةً: هو القَصْد

Haji secara bahasa artinya Al-Qasdu, atau maksud, menuju, atau menyengaja.

الحجُّ اصطلاحًا: هو قَصْدُ المشاعِرِ المقدَّسة؛ لأداء المناسكِ في مكان ووقت مخصوص تعبُّدًا لله عزَّ وجلَّ

Haji secara istilah adalah keinginan, menyengaja, mengunjungi tempat² suci untuk menjalankan manasik di tempat dan waktu yang khusus dalam rangka ibadah kepada Allah azza wa jalla.

المبحثُ الثَّاني: تعريفُ العُمْرَةِ

Pembahasan 2: Definisi Umrah

العُمْرَة لغةً: الزيارَةُ والقَصْدُ

Umrah secara bahasa adalah ziarah dan keinginan.

العُمْرَة اصطلاحًا: التعبُّد لله تعالى بالطَّوافِ بالبيتِ، والسَّعْيِ بين الصَّفا والمروة، والتحَلُّلِ منها بالحَلْقِ أو التَّقصيرِ

Umrah secara istilah adalah beribadah kepada Allah ta’ala dengan melakukan tawaf di al-Bait (Mekkah), Sa’i antara Safa dan Marwa, Tahalul dengan menggundul atau memangkas (rambut).

المبحث الثَّالث: من فضائِلِ الحَجِّ والعُمْرَة

Pembahasan 3: Keutamaan Haji dan Umrah

1- الحجُّ من أفضَلِ الأعمالِ عندَ الله تعالى:

1 – Haji termasuk Amalnyg Paling Afdal di Sisi Allah

عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عنه قال:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang berkata:

سُئلَ النبيُّ صلَّى الله عليه وسَلَّم: أيُّ الأعمالِ أفضَلُ؟

Nabi ﷺ pernah ditanya, “Amal apa yang paling afdal?”

قال: إيمانٌ باللهِ ورسولِه.

Beliau ﷺ bersabda, “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.”

قيل: ثمَّ ماذا؟

Kemudian beliau ﷺ ditanya lagi, “Kemudian apa?”

قال جهادٌ في سبيلِ اللهِ.

Beliau ﷺ bersabda, “Jihad di jalan Allah.”

قيل: ثمَّ ماذا؟

Kemudian beliau ﷺ ditanya lagi, “Kemudian apa?”

قال: حجٌّ مبرورٌ

Lantas beliau ﷺ bersabda, “Haji mabrur,” (Sahih Bukhari: 26. Sahih Muslim: 83).

BACA JUGA:  Hadis Lima Pertanyaan di Hari Kiamat

Tambahan:
Apa yang dimaksud haji mabrur? Di dalam Mausuatul Haditsiyah Dorar Saniyah:

الحجُّ المبرورُ، وهو الحجُّ الذي أُدِّيتْ أركانُه وكان خالِصًا لوجهِ اللهِ تعالَى، وهذا هو المقبولُ عندَه سُبحانَه؛ لِخُلوصِه مِن الرِّياءِ والسُّمعةِ والمالِ الحرامِ

Haji mabrur adalah haji yang rukun-rukunnya ditunaikan, serta ikhlas karena mengharap wajah Allah ta’ala. Haji mabrur adalah haji yang diterima di sisi Allah subhanahu wa taala karena keikhlasan pelakunya dari riya’, sum’ah, dan harta yang haram.

2- الحجُّ من أسبابِ مغفرةِ الذُّنوبِ:

2 – Haji termasuk Sebab Diampuninya Dosa

عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عنه قال: سَمِعْتُ النبيَّ صلَّى الله عليه وسَلَّم يقول:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang mengatakan bahwa dia mendengar Nabi ﷺ bersabda:

من حجَّ للهِ فلم يرفُثْ ولم يَفْسُقْ، رجَع كيومَ وَلَدَتْه أُمُّه

Siapa saja yang berhaji karena Allah, dan tidak berbuat keji serta tidak berbuat fasik, dia akan kembali seperti hari ketika dia dilahirkan ibunya, (Sahih Bukhari: 1521. Sahih Muslim: 1350).

Tambahan:
Apa yang dimaksud yarfus (keji) dan yafsuq (fasik)? Tertulis di dalam Mausuatul Haditsiyah Dorar Saniyah:

Yarfus artinya:

الجِماعِ أو مُقدِّماتِه

Jima atau foreplay.

Yafsuq artinya:

يَرتكِبْ إثمًا أو مُخالَفةً شَرعيَّةً -صَغيرةً أو كَبيرةً- تُخرِجُه عَن طاعةِ اللهِ تعالَى

Melakukan dosa atau hal² yg menyelisihi syariat, besar maupun kecil, yg mengeluarkan pelakunya dari taat kepada Allah ta’ala.

3- الحجُّ المبرورُ جزاؤُه الجنَّةُ:

3 – Haji Mabrur, Balasannya Surga

عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عنه أنَّ رسولَ الله صلَّى الله عليه وسَلَّم قال:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

العُمْرَةُ إلى العُمْرَةِ كفَّارةٌ لِما بينهما، والحجُّ المبرورُ ليس له جَزاءٌ إلَّا الجنَّةُ

Umrah yg satu hingga umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya. Sedangkan haji mabrur, tidak ada balasan baginya kecuali surga, (Sahih Bukhari: 1773. Sahih Muslim: 1349).

4- الحجُّ يَهْدِمُ ما كان قَبْلَه:

4 – Haji Merobohkan Apa² sebelumnya

عن عبد اللهِ بنِ عمرِو بنِ العاصِ رَضِيَ اللهُ عنهما، قال: قال رسولُ الله صلَّى الله عليه وسَلَّم:

Dadi Abdullah bin Amru bin Ash Radhiyallahu Anhuma yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

أمَا عَلِمْتَ أنَّ الإِسْلامَ يهدِمُ ما كان قَبْلَه، وأنَّ الهجرةَ تهدِمُ ما كان قبْلَها، وأنَّ الحجَّ يهدِمُ ما كان قبْلَه

Tahukah kamu bahwa (masuk) Islam akan merobohkan apa² sebelumnya (menghapus dosa² ketika belum masuk Islam, dan dosa terbesar adalah kufur). Hijrah juga merobohkan apa² sebelumnya. Pun demikian dengan haji, yg menghapus dosa² sebelum haji, (Sahih Muslim: 121).

5- المتابَعَةُ بين الحَجِّ والعُمْرَة تنفي الفَقْرَ والذُّنوبَ:

5 – Haji yang Diikuti Umrah Mencegah Kefakiran & Dosa

عن عبدِ اللهِ بنِ مسعودٍ رَضِيَ اللهُ عنه، قال: قال رسولُ الله صلَّى الله عليه وسَلَّم:

Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

تابِعوا بين الحَجِّ والعُمْرَة؛ فإنَّهما ينفيانِ الفقرَ والذُّنوبَ كما ينفي الكِيرُ خبَثَ الحديدِ والذَّهَبِ والفِضَّةِ

Hendaknya kalian mengikuti Haji dengan Umrah, karena keduanya akan mencegah dari kefakiran dan dosa, sebagaimana api membersihkan karat dari besi, emas, dan perak, (Musnad Ahmad: 3669. Sunan At-Tirmidzi: 810).

BACA JUGA:  موسوعة الأخلاق الإسلامية: الصدق

Tambahan:
Tentang makna mencegah kefakiran adalah:

فإنَّ المُتابعةَ بين الحَجِّ والعُمرةِ سَببٌ في زوالِ الفَقرِ، وسببٌ لغُفرانِ الذُّنوبِ

Melakukan haji setelah umrah adalah sebab hilangnya fakiran, serta merupakan sebab diampuninya dosa.

6- العُمْرَةُ إلى العُمْرَة كفَّارةٌ لما بينهما:

6 – Umrah dengan Umrah Penghapus Dosa di Antaranya

عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عنه أنَّ رسولَ الله صلَّى الله عليه وسَلَّم قال:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

العُمْرَةُ إلى العُمْرَة كفَّارةٌ لِما بينهما

Umrah yang satu dengan umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, (Sahih Bukhari: 1773. Sahih Muslim: 1349).

7- العُمْرَةُ في رمضانَ تَعْدِلُ حَجَّةً مع النبيِّ صلَّى الله عليه وسَلَّم:

7 – Umrah ketika Ramadan Setara Haji bersama Nabi ﷺ

عن ابنِ عبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عنهما قال:

Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma berkata:

قال رسولُ الله صلَّى الله عليه وسَلَّم لامرأةٍ من الأنصارِ- سمَّاها ابنُ عبَّاسٍ فنَسيتُ اسْمَها-:

Rasulullah ﷺ bersabda kepada seorang wanita Anshar (Ibnu Abbas menyebut namanya, tetapi Atha – periwayat setelah Ibnu Abbas – lupa namanya):

((ما منعَكِ أن تحُجِّي معنا؟))

Apa yg menghalangi Anda dari berhaji bersama kami?

قالت: لم يكُنْ لنا إلَّا ناضحانِ، فحجَّ أبو وَلَدِها وابنُها على ناضحٍ، وترك لنا ناضحًا ننضِحُ عليه.

Wanita itu berkata, “Kami hanya punya dua unta. Ayah dari anak wanita itu beserta anaknya menunaikan haji dengan mengendarai satu unta; dan suami itu meninggali istrinya satu unta untuk menyirami tanaman.”

قال: فإذا جاء رمضانُ فاعتَمِري؛ فإنَّ عُمْرَةً فيه تعدِلُ حَجَّةً

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda, “Maka jika Ramadan tiba, tunaikan ibadah umrah, karena umrah saat itu (Ramadan) setara ibadah haji, (Sahih Muslim: 1256. Sahih Bukhari: 1863).

وفي رواية: فإن عُمْرَةً في رمضانَ تقضي حَجَّةً معي

Di dalam riwayat lain, “Karena umrah di bulan Ramadan sepadan dengan haji bersama saya (Nabi ﷺ), ”

Tambahan:
Maksud setara ibadah haji ada dua:

فإنَّ عُمرةً في رَمضانَ تَعدِلُ في ثَوابِها ثَوابَ الحجِّ -أو ثَوابَ حَجَّةٍ معه صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ

Umrah di bulan Ramadan pahalanya sama dengan pahala haji atau pahala haji bersama Nabi ﷺ.

وليس المرادُ أنَّ العُمرةَ تَقْضي بها فرْضَ الحجِّ أو تقومُ مَقامَه في إسقاطِ الفَرْضِ،

Bukan berarti umrah (di bulan Ramadan) bisa mengganti ibadah Fardu Haji, atau bukan pula menegakkan umrah (di bulan Ramadan) membuat fardu (haji) menjadi terputus.

BACA JUGA:  Hukum Cuci Muka setelah Melayat

Demikian terjemahan dari Mausuatul Fiqhiyah Dorar Saniyah bab Haji dan Umrah, beserta definisi haji dan definisi umrah, serta keutamaan haji dan keutamaan umrah. Semoga kita dimudahkan untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Amin

RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri (4 Juni 2024)
Irfan Nugroho (Semoga Allah memberi kesembuhan dan kesehatan kepada ayahnya. Amin)

Irfan Nugroho

Hanya guru TPA di masjid kampung. Semoga pahala dakwah ini untuk ibunya.

Tema Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button